Home Mimbar Ide Kita Mulai dari sebiji saja

Kita Mulai dari sebiji saja

0
Wawan Mattaliu

Oleh : Wawan Mattaliu*

Setiap saat kita kehilangan pohon. Artinya, kita pun kehilangan filter karbon. Pelan dan pasti kita akan menghirup udara yang tak lagi bersih. Kebakaran hutan telah melenyapkan jutaan pohon. Juga satwa. Dan bumi memanas.

Tentu kita harus marah kalau itu di sengaja. Mengutuknya dengan sungguh-sungguh. Tapi pula kita butuh gerak cepat untuk memulihkannya, menyandarkan harapan pemulihan itu ke negara, saya yakin tak akan maksimal.

Dan ini cerita dari Thailand Utara. 4 tahun terakhir, para pemangku kepentingan menyepakati himbauan ke masyarakat bahwa siapa saja yang memakan buah-buahan, bijinya jangan dibuang langsung ke tempat sampah. Sebaiknya dikeringkan di bawah terik matahari. Kemudian membungkusnya dengan koran. Simpan di kendaraan. Jika di perjalanan ada lahan kosong, luangkan dua menit waktu untuk singgah menanamnya. Gali ceruk minimal sedalam 5 centi, lalu tutupi kembali dengan tanah. Jika ada air, sirami secukupnya.

Dan kini himbauan itu mulai membuahkan hasil. Pohon-pohon baru tumbuh di berbagai tempat, mengurangi terik siang hingga 3 derajat dan mengurangi potensi banjir. Kecil, massal dan kontinyu menjadi kuncinya.

Dan ini yang saya bayangkan, jika sebuah desa punya penduduk dewasa 1500 orang, 70 persen melakukan himbauan itu dan ada 20 persen saja yang berhasil, maka desa itu akan punya 300 pohon baru. Maka jika sebuah kabupaten punya 103 desa dan kelurahan melakukannya sekali saja dalam setahun, maka kabupaten itu akan punya 30 ribu lebih pohon baru.

Tidakkah menyenangkan melihat anak-anak kecil bermain di bawah rindang pohonan. Tumbuh sehat dari udara segar yang kita wariskan?

Saudaraku, ayo kita mulai!!

*) penulis adalah Anggota DPRD Sulsel periode 2014 – 2019

Facebook Comments