Home Hukum Dinilai Terdapat Penyimpangan Pada Putusan Kasus Samsi Laiya, PMB Gelar Unjuk Rasa

Dinilai Terdapat Penyimpangan Pada Putusan Kasus Samsi Laiya, PMB Gelar Unjuk Rasa

0

Matakita.co (Gorontalo) – Aksi Unjuk Rasa dari Aliansi Persaudaraan Masyarakat Biawu (PMB) terkait  Proses Persidangan dengan Perkara Pidana Nomor 221/Pid.Sus/2019/PN.Gto atas Nama terdakwa Samsi Laiya Alias Samsi. Kamis (09/01/2020) Pukul 13.00 WITA Bertempat di Kantor Pengadilan Negeri Gorontalo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo.

Dalam Aksi Unjuk Rasa tersebut yang menjadi Korlap Yakni Rizal Datau dan Orator Rafik Datau serta Masa Aksi Berjumlah sekitar 20 orang.

Dalam aksinya massa aksi menggunakan alat peraga berupa Sound Sistem serta menggunakan 1 unit Mobil Pick Up Warna Putih No. Pol DM 8165 AH.

Adapun Orasi yg disampaikan oleh Rizal Datau menyampaikan bahwa masa aksi meminta Keadilan yang sebenarnya terkait putusan yang di jatuhkan kepada terdakwa kasus Narkoba, dimana masa aksi menilai adanya penyimpangan terkait putusan tersebut.

“Kami meminta kepada pihak pengadilan negeri Gorontalo agar jangan membeda-bedakan antara orang yang berduit dan orang yang tidak berduit.” Ungkap Rizal

Pada pukul 13.20 WITA masa aksi di arahkan oleh wakil ketua Pengadilan Negeri Gorontalo untuk bersama-sama masuk keruang sidang untuk mendengarkan hasil putusan.

Adapun hasil putusan dari Pihak Pengadilan Negeri Gorontalo sesuai dengan Amar Putusan Nomor : 221 /Pidsus/2020 terhadap terdakwa Lk. Samsi Laiya alias Samsi yakni Selama 3 tahun Kurungan Penjara dan Rehab selama 3 Bulan (Di Rumah Sakit Tombulilato Kabupaten Bone Bolango) serta di bebankan Biaya Perkara sebesar Rp.5.000 rupiah.

Proses dari Sidang Kasus Narkoba tersebut berakhir Pada Pukul 14.00 WITA.

Facebook Comments
ADVERTISEMENT