Home Berita Penanaman 5 Juta Bibit Mangrove, BPDAS Gorontalo Gelar Rapat Bersama LSM Lingkungan

Penanaman 5 Juta Bibit Mangrove, BPDAS Gorontalo Gelar Rapat Bersama LSM Lingkungan

0

Matakita.co (Gorontalo) – Hutan Mangrove atau Hutan Bakau merupakan  Ekosistem yang tentunya mememiliki peranan dalam kelangsungan mahluk hidup, terutama untuk menjaga Zona Pesisir agar tetap seimbang.

Hutan Bakau menyediakan Habitat bagi Ribuan Spesian Binatang Laut, Burung Hingga Mamalia. Juga memberikan perlindungan kepada berbagai jenis serangga dan hewan kecil lainnya.

Kini Jutaan Hektar Hutan Bakau Di Indonesia mulai Hilang. Hilangnya hutan mangrove ini disebabkan oleh konversi menjadi lahan perkebunan, pertambakan, dan areal untuk tinggal manusia.

Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai-Bone Bolango [BPDAS] mengelar  rapat bersama KPH dan LSM lingkungan di Aula DAS Kantor BPDAS Provinsi Gorontalo terkait rencana penanaman 5 Juta mangrove seluas 1500 hektar [ha] di wilayah Provinsi Gorontalo, Kamis (13/08/2020)

Ditemui usai Rapat, Kepala BPDAS M.Tahir menyampaikan, rencana Penanaman mangrove akan dilakukan secepatnya, ini merupakan upaya pemulihan kerusakan hutan mangrove di kawasan pesisir pantai Di Gorontalo.

“Hasil rapat yang kita laksanakan tadi Provinsi Gorontalo, awalnya mendapatkan 1200 hektar untuk penanaman mangrove, berdasarkan hasil rapat kita menetapkan gorontalo mendapat 1500 hektar.” Tutur Kepala BPDAS

Selain itu Dirinya mengungkapkan, Keruskaan magrove di wilayah gorontalo sendiri sekitar 3000 hektar luasnya yg terbagi di beberapa wilayah. Olehnya, Kepala BPDAS mengungkapkan penanaman tersebut sangatlah penting dilakukan.

“Mangrove memiliki fungsi untuk menjamin keberlangsungan kehidupan makhluk hidup yang ada di kawasan pesisir, termasuk kehidupan manusia. Ekosistem memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung.” Ungkap M.Tahir

Dirinya juga menjelaskan, Penanaman 5 Juta Mangrove tidak hanya untuk menjaga kelestarian mangrove, tapi tujuanya untuk padat karya maupun meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Karena kita tahu saat ini daya beli masyarakat kita sedang jatuh, harapan dengan adanya program padat karya ini bisa meningkatkan daya belinya masyarkat naik lagi dengan adanya magrove.” Jelas M.Tahir

Rencananya Penanaman 5 Juta Mangrove akan dilaksanakan pada bulan Agustus ini dengan melibatkan Seluruh Stekholder baik Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Kepolisian, TNI maupun Masyarakat.

“BPDAS juga akan membagikan bibit ikan bandeng kepada masyarkat yang ada usaha tambak ikan seputaran wilayah hutan mangrove, seperti yang ada di pohuwato dengan sistim silvoperseri.” Tutup M.Tahir

Ditempat yang sama, Ketua Forum DAS Irwan Bempah Provinsi Gorontalo menjelaskan, Untuk rencana forum DAS akan mendesign skema ini menjadi Skema Perhutanan sosial untuk magrove.

“Skemanya tentu untuk pemberdayaan masyarakat. Karena Presiden bertujuan memperkuat ekonomi bagi masyarakat, maka harus lebih spesifik kepada masyarakat (Padat Karya).” Imbuh Irwan

Editor : Ti Kadi

Facebook Comments
ADVERTISEMENT