Home Berita Achmad Risa Mediansyah: Mengawal Unisan Produktif di Tengah Pandemi

Achmad Risa Mediansyah: Mengawal Unisan Produktif di Tengah Pandemi

0
Achmad Risa Mediansyah (sumber:ist)

MataKita.CO, Gorontalo – Pandemi Covid-19 mempengaruhi berbagai sektor termasuk dunia pendidikan. Hal itu membuat sejumlah universitas harus merumuskan sejumlah langkah antisipatif agar penyelenggaraan pendidikan tetap berjalan baik.

Respon yang sama juga dilakukan Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo. Hal itu dikonfirmasi melalui Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Achmad Ryza Mediansyah S.Sos., M.Si., saat dihubungi oleh Redaksi MataKita.CO, Senin (04/01/2020). Berikut petikan wawancaranya!

Bagaimana respon Unisan menghadapi pandemi covid-19?

Harus diakui, pandemi ini mempengaruhi banyak sektor termasuk dunia kemahasiswaan dan sistem pendidikan di Unisan sendiri. Olehnya itu, Rektor Unisan dan pimpinan kampus lainnya merumuskan strategi tersendiri agar kehidupan kampus tetap berjalan produktif.

Pertama, bekerjasama dengan program yang di rekomendasi oleh LLDIKTI Wilayah IX yaitu Lark dengan menggunakan Aplikasi SPADA sebagai wadah perkuliahan virtual di Unisan. Melalui platform itu pula, Rektor, Dekan dan Dosen dapat berkoordinasi sekaligus membincang terkait kurikulum dan proses belajar mengajar. Dengan sistem ini, Unisan menjadi satu-satu nya universitas di Gorontalo yang melakukan inovasi virtual dalam sistem perkuliahannya.

Di samping itu, kami senantiasa menggelar Dialog Milenial via zoom dan video conference. Semua itu merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa agar tetap produktif di tengah pandemi.

Bagaimana  program pembinaan kemahasiswaan di Unisan sendiri?

Setiap bulan kami rutin menggelar Dialog Milenial. Selain akademisi, kami juga menghadirkan anak-anak muda yang berkarya dan punya peran dalam kemajuan Gorontalo. Salah satunya, kami mengundang legislator termuda Provinsi Gorontalo, Erwin Ismail. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan edukasi dan semangat kepada mahasiswa untuk terus berusaha dan berkarya.

Selain prestasi akademik, Unisan memfokuskan mahasiswa nya untuk punya peran dan karya di masyarakat?

iya, target kita seperti itu. Meski aktivitas luar rumah dibatasi sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan, mahasiswa tetap kami dorong untuk berkontribusi dan memberikan edukasi ke masyarakat.

Selain dialog, apa yang dilakukan untuk mendukung dunia kemahasiswaan?

Pada intinya, kami selalu fokus pada kebutuhan mahasiswa. Salah satunya dengan menjemput program kementerian yakni Beasiswa UKT. Selain itu, kami juga mendapatkan Beasiswa KIP dari pemerintah. Unisan merupakan universitas dengan kuota Beasiswa UKT terbanyak di Gorontalo, yang mengover 700 mahasiswa. Sedangkan Beasiswa KIP diperuntukkan kepada 55 mahasiswa. Dengan beasiswa ini, banyak mahasiswa yang terbantu biaya akademiknya. Tentunya, kami berterima kasih pada Pemerintah, Kementerian dan LLLDKTI wilayah IX yang sudah banyak membantu dalam pemberian beasiswa tersebut.

Melalui program-program yang dicanangkan, kami berupaya merangkul dan memprioritaskan mahasiswa berprestasi dan mahasiswa kurang mampu. Diantaranya, kita merangkul atlit futsal, programmer game online, dan mahasiwa yatim-piatu. Intinya, kita memprioritaskan mahasiswa yang benar-benar membutuhkan. Selain itu, kami juga memberikan beasiswa bagi penghafal Quran serta memberdayakan mereka dengan menjadi Takmir Masjid Al-Iksan.

Bagaimana kerjasama Unisan dengan sejumlah lembaga?

Kami memiliki banyak perjanjian kerjasama dengan perusahaan dan universitas di luar negeri. Namun, terpaksa harus ditunda, karena kondisi sekarang tidak memungkinkan. Sebagai alternatif, kita melakukan penandatanganan MoU secara virtual dan melalui video conference. Kami juga menggandeng Kemenkum-HAM terkait Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) demi menjamin mutu dosen yang berkualitas. Kerjasama lainnya berupa pengembangan UMKM serta mengajak Wakil Ketua MPR RI, mendukung program beasiswa aspirasi dan program seminar kebangsaan.

Bagaimana kerjasama dengan pemerintah setempat?

Komunikasi dengan pemda sangat baik. Gubernur misalnya, telah memberikan bantuan bagi mahasiswa yang terdampak covid. Selain itu, bantuan kuota hasil kerjasama Unisan, Dikti, dan Telkomsel juga diberikan kepada mahasiswa. Selain itu, pemberian fasilitas lainnya juga terus dilakukan agar mahasiswa tetap produktif.

Prestasi apa yang berhasil dicapai kemahasiswan Unisan di tahun ini?

Sebenarnya, banyak event-event nasional yang biasa kami ikuti, terpaksa harus dilangsungkan secara virtual bahkan ada yang dibatalkan. Meski begitu, prestasi kami masih cukup baik. Tim Unisan meraih juara I Futsal se-Gorontalo. Game online buatan mahasiswa Unisan juga dilirik perusahaan nasional.

Selain itu, kolaborasi mahasiswa dan dosen Unisan berhasil melahirkan pengembangan ekowisata Gorontalo, yaitu Pinus Motilango. Pada sektor pertanian, kami mengembangkan metode bertani dari rumah. Sementara untuk pengembangan keterampilan publishing mahasiswa, kami menggelar kelas menulis dan pelatihan jurnalistik. Setiap bulan nya, kami juga mengadakan Dialog Milenial melalui Kemahasiswaan Channel. Hal ini bertujuan agar mahasiswa tetap termotivasi untuk berkarya.

Bagaimana sikap Unisan terkait aksi demonstrasi mahasiswa?

Kami tidak pernah melarang aksi demonstrasi. Bahkan cukup kooperatif mengenai persoalan ini, dengan senantiasa bersinergi dengan mahasiswa untuk mengkaji terlebih dahulu setiap isu yang ada. Karena kami meyakini nalar kritis dan suara mahasiswa akan membawa pengaruh positif bagi dinamika kehidupan kampus. Selain itu, dosen dan  mahasiswa tidak boleh berjarak, semata demi memajukan dan mengembangkan kampus dan daerah ke depannya.

Harapan anda untuk kedepannya?

Harapan kami, mahasiswa tidak lagi hanya menjadi pendengar tetapi juga mampu membuat karya, sebagaimana tujuan dari tagline kampus merdeka yakni merdeka belajar dan merdeka berkarya. Pengembangan UKM juga mutlak dilakukan untuk mendukung minat dan bakat mahasiswa. Selain itu, kami senantiasa berkomitmen untuk membuat program pemberdayaan masyarakat di segala sektor demi memajukan kampus dan daerah. Terakhir, semoga vaksin sudah ditemukan sehingga segala kegiatan kembali berjalan normal.

Facebook Comments
ADVERTISEMENT