Home Berita Gelar Aksi Serentak, Garda Tipikor FH-UH: Presiden Harus Bertanggung Jawab Atas Kisruh...

Gelar Aksi Serentak, Garda Tipikor FH-UH: Presiden Harus Bertanggung Jawab Atas Kisruh di KPK

0
ADVERTISEMENT

MataKita.CO, Makassar – Gerakan Radikal Anti Tindak Pidana Korupsi (Garda Tipikor) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH-UH) menggelar aksi diam yang berlangsung serentak di berbagai daerah pada Selasa (18/05/2021).

Ketua Umum Garda Tipikor Yusuf B mengatakan, saat ini KPK sedang diambang kehancuran akibat keserakahan elit penguasa.

“Aksi ini adalah langkah awal sekaligus penyebarluasan wacana. Kami berharap masyarakat melihat jelas bahwa intervensi penguasa telah menghancurkan KPK dan membunuh semangat pemberantasan korupsi di negeri ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, ada semacam orkestrasi untuk membunuh KPK secara terencana. Dimana putusan MK terbaru menjadi bagian dari pelemahan KPK. Mulai dari revisi UU KPK, pemilihan komisioner KPK yang bermasalah hingga alih status pegawai KPK menjadi ASN melalui tes wawasan kebangsaan.

Akibatnya, lanjut Yusuf, KPK justru memproduksi banyak masalah diantaranya penonaktifan 75 penyidik senior, Tes Wawasan Kebangsaan dengan pertanyaan yang absurd dan konyol, alih status ke ASN yang beresiko mengancam independensi pegawai KPK, serta penghentian sejumlah kasus korupsi besar yang merugikan negara.

Advertisement

“Presiden, DPR, MK dan Pimpinan KPK adalah aktor-aktor yang wajib dimintai pertanggung jawaban atas pelemahan KPK,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, Garda Tipikor FH-UH menyatakan sikap yakni Meminta pertanggungjawaban Presiden Joko Widodo dan DPR RI atas permasalahan di KPK; Menyayangkan Putusan MK atas UU KPK dan mempertanyakan keberpihakan MK terhadap komitmen pemberantasan korupsi; Mendesak Ketua KPK Firli Bahuri, mencabut SK No. 652/2021 tentang Penonaktifan 75 penyidik senior KPK; dan Mendesak Ketua KPK Firli Bahuri mundur dari jabatannya atas kegaduhan dan upaya pelemahan KPK serta berbagai pelanggaran kode etik yang ia lakukan.

Facebook Comments
ADVERTISEMENT