Matakita.co, Selayar — Upaya pencegahan HIV tidak dapat hanya mengandalkan layanan kesehatan, tetapi juga membutuhkan penguatan literasi kesehatan sejak usia remaja. Berangkat dari semangat tersebut, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin (FKep Unhas) melaksanakan Program Gerakan Edukasi Bebas HIV Terpadu (GESIT) di SMAN 8 Selayar, Kecamatan Buki, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada 11–12 Juni 2026.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Unhas melalui skema Program Kemitraan Masyarakat (PPMU-PK-M) tersebut diikuti sekitar 70 siswa dan siswi. Program ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, serta perilaku remaja dalam mencegah penularan HIV melalui pendekatan edukasi yang komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda.
Ketua Tim PPMU-PK-M FKep Unhas, Aulia Insani Latif, S.Kep., Ns., M.Kep., mengatakan bahwa remaja merupakan kelompok usia yang sangat membutuhkan akses terhadap informasi kesehatan yang benar.
“Remaja merupakan kelompok usia yang sedang berada pada fase pencarian jati diri dan sangat membutuhkan informasi kesehatan yang benar. Melalui edukasi yang tepat, mereka dapat memahami risiko, menghindari perilaku berisiko, serta menjadi agen perubahan bagi lingkungan sekitarnya,” kata Aulia.
Program GESIT dilaksanakan melalui sejumlah tahapan, mulai dari pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta, penyampaian materi mengenai HIV, cara penularan, langkah pencegahan, hingga pentingnya menghapus stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif, kuis edukatif, dan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman peserta.
Suasana kegiatan berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif para siswa. Berbagai pertanyaan dan diskusi muncul selama sesi berlangsung, menunjukkan tingginya minat peserta terhadap isu kesehatan reproduksi dan pencegahan HIV.
Selain memberikan edukasi kesehatan, tim pengabdian juga menghadirkan pendekatan psikologis melalui kegiatan supporting group yang dipandu dosen Psikologi
Fakultas Kedokteran Unhas, Rizky Amalia Jamil, S.Psi., M.A. Dalam sesi tersebut, para peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya membangun kepercayaan diri, kemampuan mengambil keputusan, serta ketahanan diri terhadap berbagai pengaruh negatif yang berpotensi meningkatkan risiko penularan HIV.
Materi edukasi disampaikan oleh Prof. Dr. Kadek Ayu Erika, S.Kep., Ns., M.Kes. bersama Aulia Insani Latif, dengan moderator Nur Fadilah, S.Kep., Ns., M.N. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Fakultas Keperawatan Unhas yang berperan sebagai fasilitator dan pendamping peserta.
Wakil Kepala SMAN 8 Selayar, Nur Hayani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan remaja saat ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim FKep Unhas yang telah hadir dan berbagi pengetahuan kepada siswa kami. Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa tema ini sangat penting dan dibutuhkan oleh remaja,” ujarnya.
Program GESIT juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas.
Melalui pendekatan promotif dan preventif di lingkungan sekolah, Fakultas Keperawatan Unhas berharap para remaja di Kepulauan Selayar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai HIV, mampu menerapkan perilaku hidup sehat, serta menjadi pelopor penyebaran informasi kesehatan yang benar di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.




































