Beranda Kampus Unhas Naik 111 Peringkat, Kini Masuk Kelompok 851-900 Dunia Versi QS WUR...

Unhas Naik 111 Peringkat, Kini Masuk Kelompok 851-900 Dunia Versi QS WUR 2027

0

MataKita.co, Makassar — Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mencatatkan peningkatan reputasi di tingkat internasional. Dalam pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR) 2027 yang dirilis Kamis (18/6/2026), Unhas menempati kelompok peringkat 851-900 dunia atau berada pada posisi ke-861 secara global.

Capaian tersebut menunjukkan lompatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya ketika Unhas berada pada kelompok peringkat 951-1.000 dengan posisi ke-972 dunia. Dengan demikian, perguruan tinggi negeri terbesar di Indonesia timur itu berhasil naik 111 peringkat dalam satu tahun.

Kenaikan tersebut memperkuat posisi Unhas sebagai salah satu perguruan tinggi Indonesia yang terus menunjukkan perkembangan menuju universitas berkelas dunia. Peningkatan kinerja tercermin pada berbagai indikator yang digunakan Quacquarelli Symonds (QS) dalam melakukan penilaian.

Dalam pemeringkatan QS WUR 2027, aspek riset dan inovasi masih menjadi komponen terbesar dengan bobot 50 persen, disusul daya saing lulusan sebesar 20 persen, keterlibatan global 15 persen, pengalaman belajar 10 persen, dan keberlanjutan sebesar 5 persen.

Secara umum, Unhas mencatat peningkatan skor pada hampir seluruh indikator. Salah satu kenaikan paling menonjol terjadi pada indikator rasio dosen internasional (International Faculty Ratio) yang meningkat dari skor 11,9 pada tahun sebelumnya menjadi 37 pada tahun 2027.

Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur universitas dalam memperkuat kualitas akademik, riset, inovasi, dan jejaring internasional.

“Pencapaian ini membuktikan konsistensi Unhas dalam meningkatkan standar akademik, kualitas riset, inovasi, dan kolaborasi internasional menuju universitas kelas dunia. Kenaikan 111 peringkat ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen universitas yang selama ini terus berupaya menghadirkan kinerja terbaik di berbagai bidang,” ujarnya.

Menurut Jamaluddin, QS WUR menjadi salah satu instrumen evaluasi yang komprehensif karena mengukur berbagai aspek yang mencerminkan kualitas dan daya saing perguruan tinggi secara global.

“Peningkatan yang dicapai Unhas saat ini merupakan refleksi dari kolaborasi seluruh unsur universitas, mulai dari dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, hingga para mitra strategis yang terus mendukung pengembangan institusi,” katanya.

Sementara itu, Direktur Peningkatan Reputasi Unhas, Prof Rohani Ambo Rappe, menjelaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses penguatan tata kelola akademik dan peningkatan kinerja institusi yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurut dia, tantangan utama dalam pemeringkatan internasional bukan hanya pada capaian tridarma perguruan tinggi, tetapi juga bagaimana seluruh kinerja tersebut dapat terdokumentasi dan tersaji secara sistematis sesuai metodologi lembaga pemeringkatan.

“Kami secara serius melakukan kompilasi data, verifikasi capaian, serta membangun komunikasi yang intensif dengan berbagai pemangku kepentingan agar seluruh prestasi dan kinerja institusi dapat tersaji secara sistematis, akurat, dan sesuai dengan instrumen penilaian yang digunakan oleh QS,” ujar Rohani.

Dalam beberapa tahun terakhir, Unhas menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dalam berbagai pemeringkatan internasional. Selain pada level institusi, sejumlah bidang ilmu di Unhas juga memperoleh pengakuan global melalui berbagai skema pemeringkatan dunia.

Transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya Unhas untuk memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya berbasis Benua Maritim Indonesia yang memiliki daya saing global.

Facebook Comments Box