Matakita. Co, Wajo- Pada 13 Juli 2026 -Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin yang bertugas di Desa Tanrongi, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, melaksanakan Seminar Program Kerja pada Senin (13/7/2026) pukul 10.00 WITA di Kantor Desa Tanrongi. Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan program pengabdian mahasiswa sekaligus wadah untuk memperkenalkan berbagai inovasi yang akan dilaksanakan selama masa KKN.
Kelompok KKN Desa Tanrongi yang terdiri atas enam orang mahasiswa didampingi oleh Dosen Pendamping Kegiatan (BPK), Hamzah, S.T., M.B.A. Seminar dihadiri oleh Sekretaris Camat Pitumpanua, Kepala Desa Tanrongi, Ketua dan Anggota BPD, Ketua TP PKK Desa Tanrongi, para Ketua RT/RW, Imam Desa, Imam Dusun, Kepala Dusun se-Desa Tanrongi, para guru, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, pemerintah desa menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN yang diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Desa Tanrongi. Seminar ini juga menjadi ruang diskusi antara mahasiswa dan masyarakat sehingga program yang akan dijalankan dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi desa.
Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memaparkan satu program kerja kelompok sebagai program utama, yaitu Pengembangan Peta Administrasi Desa Berbasis Dokumentasi Visual. Program ini bertujuan menghasilkan peta administrasi desa yang lebih informatif melalui dokumentasi visual sehingga dapat mendukung tata kelola pemerintahan desa, penyediaan informasi wilayah, serta menjadi media promosi potensi Desa Tanrongi.
Selain program utama, mahasiswa juga memperkenalkan enam program kerja individu yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, kesehatan, serta penguatan ekonomi desa, yaitu: Pertama: Media edukasi Pengelolaan Sampah Melalui Plang Informasi Waktu Terurainya, Kedua: Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Kompos dari Limbah Organik. Ketiga: Kreasi ramah Lingkungan melalui Ecoprint untuk Mendukung Ekonomi Kreatif Desa. Keempat: Pemanfaatan daun Pepaya Menjadi Pestisida Nabati. Kelima: Digitalisasi ekonomi Masyarakat melalui Pembuatan QRIS. Keenam: GEMARI(Gemar Makan Ikan).
Setiap program dipaparkan secara sistematis, mulai dari latar belakang, tujuan, sasaran, metode pelaksanaan, hingga luaran yang diharapkan. Para peserta seminar memberikan berbagai masukan dan tanggapan positif sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan seluruh program kerja yang telah dirancang.
Melalui seminar ini, diharapkan terjalin sinergi yang baik antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi Desa Tanrongi. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berkomitmen untuk melaksanakan seluruh program kerja secara optimal demi mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. (**)







































