MataKita.co, Sidrap – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkenalkan pemanfaatan daun sirih sebagai herbal alami pendukung kesehatan ikan budidaya kepada masyarakat Desa Bola Bulu, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong praktik budidaya ikan yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan sumber daya lokal.
Sosialisasi yang berlangsung di Kantor Desa Bola Bulu tersebut dihadiri Kepala Desa, para kepala dusun, pembudidaya ikan, serta masyarakat setempat. Program dipaparkan oleh mahasiswa KKN, Indriani Abigail Sinaga, sebagai penanggung jawab kegiatan.
Dalam pemaparannya, Indriani menjelaskan bahwa daun sirih memiliki potensi sebagai antibakteri, antioksidan, dan imunostimulan yang dapat membantu menjaga kesehatan ikan budidaya. Peserta juga diperkenalkan pada proses pembuatan ekstrak daun sirih serta teknik pengaplikasiannya pada pakan ikan menggunakan metode sederhana yang mudah diterapkan di tingkat masyarakat.
“Melalui pemanfaatan daun sirih, kami ingin memperkenalkan alternatif herbal yang mudah diperoleh, lebih ekonomis, dan berpotensi mendukung kesehatan ikan budidaya secara berkelanjutan,” ujar Indriani.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Sejumlah pembudidaya ikan menilai inovasi tersebut relevan karena memanfaatkan tanaman yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan kimia dalam pemeliharaan ikan.
Program ini akan dilanjutkan dengan penyuluhan dan demonstrasi pembuatan ekstrak daun sirih agar masyarakat tidak hanya memahami manfaatnya secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara mandiri.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Unhas berharap masyarakat Desa Bola Bulu semakin memahami potensi tanaman herbal lokal sebagai solusi pendukung budidaya ikan yang sehat, efisien, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan keterampilan masyarakat, program ini juga diharapkan mendorong pemanfaatan sumber daya alam lokal sebagai alternatif yang ramah lingkungan dalam mendukung produktivitas sektor perikanan.








































