MataKita.co, Sinjai – Pembentukan karakter remaja tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui cara mereka berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Berangkat dari gagasan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menggelar edukasi bertajuk “Penguatan Interaksi Sosial Positif melalui Media Pohon Interaksi sebagai Upaya Pembentukan Karakter Remaja” di SMP Negeri 9 Sinjai, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan ini merupakan program kerja individu Jumarni, mahasiswa Jurusan Sosiologi Universitas Hasanuddin, yang menghadirkan media edukatif berupa Pohon Interaksi untuk menanamkan nilai-nilai sosial positif kepada siswa.
Program tersebut mendapat dukungan dari Kepala SMP Negeri 9 Sinjai, Taslim M., S.Pd., serta didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Unhas Gelombang 116, Dr. Sc. Ir. Muhammad Sulhuzair Burhanuddin, S.T., M.T.
Dalam kegiatan itu, siswa diajak memahami pentingnya membangun hubungan sosial yang sehat melalui sikap saling menghargai, bekerja sama, membantu teman, berkomunikasi secara santun, menghormati perbedaan pendapat, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Materi tidak hanya disampaikan melalui pemaparan, tetapi juga melibatkan siswa secara langsung. Setiap peserta menuliskan pesan, harapan, maupun perilaku positif yang ingin diterapkan dalam kehidupan sehari-hari pada lembar berbentuk daun, kemudian menempelkannya pada media Pohon Interaksi sebagai simbol tumbuhnya nilai-nilai karakter.
Jumarni mengatakan, pendekatan tersebut dipilih agar siswa dapat belajar secara aktif dan memahami bahwa karakter terbentuk melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin mengajak siswa memahami bahwa pembentukan karakter tidak hanya melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui bagaimana mereka berinteraksi dengan orang lain. Hal-hal sederhana seperti menghargai teman, saling membantu, berkata dengan sopan, dan mau bekerja sama merupakan bagian dari karakter positif yang perlu dibangun sejak remaja,” ujar Jumarni.
Menurutnya, setiap daun yang ditempelkan pada pohon menjadi simbol komitmen siswa untuk menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Mereka aktif berbagi pengalaman mengenai interaksi sosial di lingkungan sekolah serta menyampaikan komitmen untuk menerapkan perilaku yang lebih positif.
Salah seorang siswa mengaku kegiatan tersebut memberinya pengalaman baru dalam memahami pentingnya menjaga hubungan baik dengan teman.
“Menurut saya, kegiatan Pohon Interaksi ini menarik karena kami bisa menuliskan hal-hal baik yang bisa dilakukan kepada teman. Saya belajar bahwa kita harus saling menghargai, membantu teman yang membutuhkan, dan tidak membeda-bedakan teman,” ujarnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Unhas berharap edukasi mengenai interaksi sosial positif dapat menjadi pengingat bagi siswa untuk terus membangun sikap peduli, toleran, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis sekaligus memperkuat karakter remaja sejak dini.
Kegiatan ini juga menjadi wujud implementasi keilmuan Sosiologi dalam pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan metode pembelajaran yang kreatif, partisipatif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.








































