MataKita.co, Makassar – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) terus mematangkan persiapan pembukaan Program Studi Profesi Tenaga Kesehatan Masyarakat. Upaya tersebut diperkuat melalui pendampingan Kolegium Kesehatan Masyarakat yang berlangsung di Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Jumat (31/7/2026).
Pendampingan ini menjadi bagian dari proses pembinaan untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan profesi memenuhi standar kompetensi nasional, mulai dari penguatan kurikulum, tata kelola akademik, sistem pembelajaran, hingga penjaminan mutu pendidikan.
Ketua Kolegium Kesehatan Masyarakat, Prof. Dr. Ede Surya Darmawan, SKM., MDM., mengatakan pendidikan profesi merupakan tahapan penting dalam membentuk tenaga kesehatan masyarakat yang mampu mengintegrasikan penguasaan ilmu pengetahuan dengan praktik profesional.
Menurutnya, setiap program studi profesi harus dibangun di atas standar kompetensi yang jelas, didukung sistem pembelajaran yang terstruktur, serta mekanisme evaluasi yang terukur agar mampu menghasilkan lulusan sesuai kebutuhan pembangunan kesehatan nasional.
Dalam pendampingan tersebut, tim Kolegium bersama pimpinan FKM Unhas membahas berbagai aspek strategis, mulai dari kesiapan akademik, tata kelola program studi, hingga pemenuhan standar profesi sebagai prasyarat pembukaan program studi. Seluruh proses tersebut diarahkan untuk memastikan lulusan nantinya mampu menjalankan praktik kesehatan masyarakat secara profesional, adaptif, dan berbasis bukti ilmiah.
Dekan FKM Unhas, Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D., menilai pembukaan Program Studi Profesi Tenaga Kesehatan Masyarakat merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia kesehatan di Indonesia.
“Tantangan kesehatan masyarakat semakin kompleks. Karena itu, lulusan tidak cukup hanya menguasai teori, tetapi juga harus memiliki kompetensi profesional dalam mengimplementasikan ilmu kesehatan masyarakat di lapangan. Kunjungan Kolegium menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh persiapan kami telah memenuhi standar yang ditetapkan,” ujar Ansariadi.
Ia menambahkan, kehadiran program profesi akan melengkapi jenjang pendidikan di FKM Unhas sekaligus memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi melalui pengembangan tenaga kesehatan masyarakat yang profesional, beretika, dan mampu berkontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Berbagai masukan dari Kolegium, lanjut Ansariadi, akan menjadi acuan dalam penyempurnaan kurikulum, tata kelola akademik, serta sistem penjaminan mutu sehingga Program Studi Profesi Tenaga Kesehatan Masyarakat dapat menghasilkan lulusan yang memenuhi standar nasional dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan maupun kebutuhan sistem kesehatan di masa depan.
Delegasi Kolegium Kesehatan Masyarakat dipimpin Prof. Dr. Ede Surya Darmawan, SKM., MDM., didampingi Sekretaris Kolegium Fajar Ariyanti, SKM., M.Kes., Ph.D., Bendahara Dr. drh. Siti Riptifah Tri Handari, M.Kes., Ketua Bidang IV Prof. Dr. Besral, SKM., M.Sc., serta Anggota Bidang II Dr. Ir. Suyatno, M.Kes.
Pendampingan dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (1/8/2026) dengan agenda penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai tahap akhir penyempurnaan berbagai aspek kesiapan pembukaan Program Studi Profesi Tenaga Kesehatan Masyarakat di Universitas Hasanuddin.







































