Beranda Kampus Cetak Kader Ulama, UMGO Lepas Mahasantri PUTM Angkatan II untuk Pengabdian

Cetak Kader Ulama, UMGO Lepas Mahasantri PUTM Angkatan II untuk Pengabdian

0

Matakita.co, Gorontalo – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) kembali menguatkan komitmennya dalam mencetak kader ulama yang memiliki kemampuan keilmuan, dakwah, sekaligus kepedulian sosial melalui Program Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM).

Komitmen tersebut ditandai dengan pelepasan Mahasantri PUTM Angkatan II untuk melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pelepasan berlangsung pada Kamis, 13 Agustus 2026, di Aula LP2M UMGO.

Program pengabdian ini menjadi bagian penting dari proses pendidikan mahasantri PUTM. Tidak hanya dibekali pemahaman keislaman dan kemuhammadiyahan, mahasantri juga diarahkan untuk hadir langsung di tengah masyarakat, mengamalkan ilmu, serta membangun kemampuan dakwah yang relevan dengan kebutuhan umat.

Direktur Program Tabligh dan Ulama Muallimin (PUTM) UMGO, Dr. Ilyas Daud, S.Fil.I., M.Si., mengatakan pengabdian kepada masyarakat merupakan ruang bagi mahasantri untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan.

“Pengabdian ini bukan hanya tentang bagaimana mahasantri menyampaikan ilmu kepada masyarakat, tetapi juga bagaimana mereka belajar dari masyarakat. Karena seorang ulama harus memiliki kemampuan untuk memahami kondisi umat dan memberikan solusi berdasarkan nilai-nilai Islam,” ujarnya.

Menurutnya, PUTM merupakan salah satu program unggulan UMGO yang diproyeksikan untuk melahirkan kader ulama yang tidak hanya kuat secara keilmuan, tetapi juga memiliki kemampuan berdakwah dan berinteraksi dengan masyarakat.

Ia berharap para mahasantri dapat menjalankan pengabdian dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik almamater, serta mampu memberikan kontribusi nyata di lokasi pengabdian.
Sementara itu, Wakil Rektor I UMGO, Dr. Muh. Firyal Akbar, menegaskan bahwa kegiatan pengabdian menjadi bagian penting dalam membentuk pengalaman dan karakter mahasantri.

Ia mengatakan, proses pendidikan di perguruan tinggi tidak cukup hanya berlangsung di ruang kelas. Mahasantri perlu mendapatkan pengalaman langsung di tengah masyarakat agar pengetahuan yang dimiliki dapat diterapkan secara nyata.

“Mahasantri harus mampu membawa ilmu yang diperoleh di kampus untuk hadir dan memberi manfaat di tengah masyarakat. Pengabdian ini menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kemampuan mereka dalam menjalankan peran sebagai kader ulama,” tuturnya.

Ia juga berharap para mahasantri dapat menjaga komunikasi dengan masyarakat dan menjadikan setiap proses pengabdian sebagai kesempatan untuk belajar, berdakwah, serta membangun kemaslahatan bersama.

Pelepasan Mahasantri PUTM Angkatan II ini sekaligus menjadi langkah lanjutan UMGO dalam memperkuat peran perguruan tinggi Muhammadiyah sebagai pusat pendidikan kader yang berorientasi pada keilmuan, dakwah, dan pengabdian.

Melalui PUTM, UMGO terus mendorong lahirnya generasi ulama yang mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpijak pada nilai-nilai Islam dan semangat berkemajuan.

Facebook Comments Box