Matakita.co, Gorontalo – Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) memperkuat komitmen pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah melalui Pengajian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Kontrak Kinerja Dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik), Jumat (2/10/2026), di Aula FIS UMGO.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMGO, Drs. Jusnan Yusuf Eki, M.Pd., yang sekaligus menjadi pemateri pengajian AIK dan menyaksikan penandatanganan kontrak kinerja seluruh Dosen dan Tendik FIS UMGO.
Bagi FIS UMGO, pengajian AIK tidak berhenti pada penguatan nilai-nilai keislaman, tetapi diarahkan menjadi bagian dari penguatan budaya kerja dan komitmen dalam menjalankan amanah di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah.
Dekan FIS UMGO, Dr. Apris Ara Tilome, menegaskan bahwa pengajian AIK bulan ini sengaja dirangkaikan dengan penandatanganan kontrak kinerja sebagai bentuk penyatuan antara nilai AIK dan tanggung jawab profesional.
“Pengajian AIK bulan ini memiliki makna khusus. Kami tidak hanya ingin memperkuat ruhiyah, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen pimpinan, dosen, dan tendik dalam menjalankan amanah di Amal Usaha Muhammadiyah. Menjadi bagian dari FIS UMGO berarti menjadi bagian dari dakwah persyarikatan. Karena itu, kinerja yang baik bukan hanya tuntutan pekerjaan, tetapi juga bagian dari ibadah dan tanggung jawab kepada persyarikatan dan umat,” ujar Apris.
Menurutnya, kontrak kinerja yang ditandatangani bukan sekadar dokumen administratif. Di dalamnya terdapat komitmen bersama untuk meningkatkan profesionalitas, integritas, produktivitas, serta kualitas pelayanan di lingkungan FIS UMGO.
“Kontrak kinerja ini harus kita maknai sebagai janji moral untuk memberikan yang terbaik. Nilai AIK tidak boleh hanya hadir dalam ruang pengajian, tetapi harus tercermin dalam cara kita bekerja, memberikan pelayanan, menjalankan tugas akademik, dan membangun FIS UMGO,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua BPH UMGO Drs. Jusnan Yusuf Eki, M.Pd., dalam tausiyahnya menekankan pentingnya etos kerja, kejujuran, amanah, dan komitmen dalam mengelola Amal Usaha Muhammadiyah.
Ia mengingatkan bahwa keberlangsungan dan kemajuan Amal Usaha Muhammadiyah sangat ditentukan oleh orang-orang yang menjalankan amanah di dalamnya.
“Amal Usaha Muhammadiyah harus dikelola oleh orang-orang yang memiliki komitmen AIK yang kuat. Dosen dan tendik adalah ujung tombak. Jika komitmen AIK-nya kuat, maka UMGO akan maju, dan FIS akan menjadi fakultas yang unggul dan Islami,” ungkapnya.
Usai pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak kinerja oleh Dosen dan Tendik FIS UMGO yang disaksikan langsung oleh Dekan FIS UMGO dan Ketua BPH UMGO.
Momentum tersebut menjadi penegasan bahwa penguatan AIK dan peningkatan kinerja merupakan dua hal yang berjalan beriringan. Nilai-nilai persyarikatan diharapkan tidak hanya menjadi pemahaman, tetapi diwujudkan dalam kinerja nyata di lingkungan fakultas.
Melalui komitmen tersebut, FIS UMGO menargetkan peningkatan kualitas pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi, pelayanan akademik, tata kelola, serta penguatan identitas FIS sebagai bagian dari Amal Usaha Muhammadiyah yang profesional, Islami, dan berkemajuan.








































