MataKita.co, Makassar — Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) FoSEI Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (FEB Unhas) resmi melantik jajaran Badan Pengurus Harian (BPH) periode 2026–2027 yang tergabung dalam Kabinet Semesta.
Pelantikan tersebut menjadi momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan peran organisasi mahasiswa dalam mengembangkan kajian ekonomi syariah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB Unhas, Dr. Sabir, S.E., M.Si., CWM., perwakilan Majelis Syuro Organisasi (MSO), Muh. Khalil Hidayat, serta jajaran pengurus baru KSEI FoSEI FEB Unhas.
Dalam sambutannya, Sabir menekankan pentingnya transformasi KSEI FoSEI menjadi organisasi mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program kerja, tetapi juga mampu menghasilkan gagasan, riset, dan inovasi di bidang ekonomi syariah.
Menurut dia, perkembangan ekonomi syariah saat ini telah meluas ke berbagai sektor, mulai dari pasar modal, teknologi finansial (financial technology/fintech), industri halal, hingga investasi berkelanjutan.
Karena itu, mahasiswa perlu mengambil peran lebih besar dalam merespons perkembangan tersebut melalui penguatan tradisi akademik dan kegiatan organisasi.
“Saya berharap KSEI FoSEI tidak berhenti sebagai organisasi yang sekadar menjalankan program kerja rutin dari tahun ke tahun. Organisasi ini harus berkembang menjadi episentrum intelektual mahasiswa, tempat lahirnya gagasan segar, riset, serta solusi nyata atas berbagai persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat,” ujar Sabir.
Ia juga menyampaikan lima arahan strategis kepada kepengurusan baru, yakni membangun organisasi berbasis keilmuan dan tradisi akademik, menjadikan organisasi sebagai laboratorium kepemimpinan, serta memperluas kolaborasi dan jejaring kemitraan.
Selain itu, Sabir mendorong pengurus memanfaatkan transformasi digital, termasuk teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), secara produktif dan menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, salah satunya melalui pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) halal.
Kabinet Semesta Didorong Hadirkan Perubahan
Sementara itu, perwakilan MSO KSEI FoSEI FEB Unhas, Muh. Khalil Hidayat, menyambut semangat pembaruan yang diusung kepengurusan Kabinet Semesta.
Ia mengingatkan bahwa dukungan fakultas terhadap aktivitas organisasi merupakan kesempatan yang perlu dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan kualitas program kerja.
“Dukungan dari fakultas sudah sangat baik. Kami dari MSO akan selalu ada dan bangga mendampingi rekan-rekan BPH selama satu periode ke depan. Mari kita tingkatkan koordinasi agar dapat bersama-sama membawa arah organisasi ini menjadi jauh lebih baik,” kata Khalil.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum KSEI FoSEI FEB Unhas periode 2026–2027, Abi Wahyu Al Farisi, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan awal dari tanggung jawab untuk membawa perubahan bagi organisasi.
Dalam pidato perdananya, Abi mengajak seluruh jajaran Kabinet Semesta untuk menjadikan kepengurusan kali ini sebagai ruang pengabdian sekaligus kesempatan meninggalkan kontribusi yang berkelanjutan.
“Hari ini kita berdiri di sini bukan sekadar untuk menerima sebuah jabatan. Pertanyaan kita bukan lagi ‘apa yang akan kita kerjakan periode ini?’, melainkan ‘apa yang akan berubah dan warisan apa yang kita tinggalkan karena kita pernah ada di sini?'” ujarnya.
Abi juga menekankan bahwa pengembangan ekonomi Islam tidak boleh berhenti pada kegiatan diskusi maupun seminar. Menurut dia, pengetahuan yang diperoleh mahasiswa harus diterjemahkan menjadi program konkret yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Mari kita jalankan periode ini dengan satu prinsip sederhana: Jangan hanya hadir dalam organisasi, tetapi berikan arti selama berada di dalamnya,” kata Abi.
Rangkaian pelantikan pengurus KSEI FoSEI FEB Unhas periode 2026–2027 ditutup dengan doa dan sesi foto bersama jajaran pengurus, MSO, serta tamu undangan.








































