MataKita.co, Makassar — Universitas Hasanuddin (Unhas) meloloskan 34 tim mahasiswa ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 tahun 2026. Capaian tersebut menempatkan Unhas di peringkat kedua nasional berdasarkan jumlah tim yang lolos ke kompetisi ilmiah mahasiswa tersebut.
PIMNAS ke-39 dijadwalkan berlangsung pada 2–7 November 2026 di Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Kompetisi ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mempresentasikan hasil penelitian, kreativitas, dan inovasi yang dikembangkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, mengatakan keberhasilan meloloskan 34 tim menjadi modal penting bagi Unhas untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara umum.
“Kami tentu bersyukur dan bangga atas capaian ini. Mahasiswa kita memiliki potensi dan kualitas untuk bersaing di tingkat nasional,” ujar Ruslin, Kamis (15/10/2026).
Menurut dia, universitas akan memberikan dukungan penuh kepada seluruh tim, terutama dalam penyempurnaan karya ilmiah, penguatan substansi penelitian, dan persiapan presentasi menjelang kompetisi.
Unhas memiliki target mempertahankan gelar juara umum setelah meraih prestasi tersebut pada PIMNAS ke-37 dan ke-38 secara berturut-turut.
Sebagai juara bertahan, Unhas berupaya kembali membawa pulang Piala Adikarta Kertawidya untuk ketiga kalinya.
“Dua kali menjadi juara umum tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi. Kami optimistis, dengan persiapan matang, kerja keras, dan pendampingan dosen yang baik, Unhas berpeluang untuk kembali meraih prestasi terbaik,” katanya.
Ruslin berharap seluruh mahasiswa yang lolos dapat memanfaatkan waktu persiapan secara optimal agar mampu bersaing dengan tim dari perguruan tinggi lainnya.
Berawal dari 232 Proposal PKM
Direktur Kemahasiswaan Unhas, Prof. Suhasman, menjelaskan bahwa keberhasilan meloloskan 34 tim merupakan hasil pembinaan yang telah berlangsung sejak akhir 2025.
Proses tersebut diawali dengan sosialisasi PKM, penyusunan proposal, seleksi, hingga pendampingan tim yang memperoleh pendanaan dan insentif.
Unhas sebelumnya mengusulkan 232 proposal PKM, terdiri atas 190 proposal skema pendanaan dan 42 proposal skema insentif.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 tim berhasil memperoleh pendanaan dan delapan tim mendapatkan insentif. Setelah melalui tahapan seleksi berikutnya, 34 tim dinyatakan lolos ke PIMNAS ke-39.
Menurut Suhasman, pembinaan yang berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas proposal dan kesiapan mahasiswa menghadapi kompetisi nasional.
“Tim Unhas yang lolos PIMNAS 39 berasal dari berbagai fakultas. Fakultas Farmasi adalah penyumbang tim terbanyak dengan delapan tim, disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan enam tim serta Fakultas Kedokteran dengan empat tim,” ujar Suhasman.
Keterlibatan mahasiswa dari berbagai fakultas tersebut menunjukkan bahwa pengembangan penelitian dan inovasi di Unhas tidak terbatas pada bidang keilmuan tertentu.
Selain mengejar prestasi, keikutsertaan dalam PIMNAS diharapkan dapat memperkuat budaya riset, kreativitas, dan kolaborasi lintas disiplin di kalangan mahasiswa.
Dengan 34 tim yang lolos, Unhas kini menghadapi tantangan mempertahankan prestasinya sekaligus memburu gelar juara umum PIMNAS untuk ketiga kalinya secara beruntun.








































