Beranda Berita Gelar Demo, FPPD Tuntut Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Kades Patoameme

Gelar Demo, FPPD Tuntut Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Kades Patoameme

0

Matakita.co (Boalemo) – Masyarakat  Kecamatan Botumoito yang tergabung dalam Front Pemuda Peduli Desa menggelar Aksi Unjuk Rasa terkait Polemik yang ada di Kecamatan Botumoito, Selasa (03/03/2020

Ada beberapa hal yang menjadi tuntutan dari massa aksi, diantaranya dugaan penganiayaan oleh Manager Pulo Cinta kepada karyawan yang merupakan warga Desa Potanga Kecamatan Botumoito, penyalahgunaan wewenang dan memperkaya diri yang dilakukan oleh Kepala Desa Patoameme.

Dalam Orasinya, Guslan Batalipu menuntut Aparat Penegak Hukum untuk segera menahan Manager Pulo Cinta karena yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Apa yang dilakukan oleh saudara Yoyon tidak sesuai dengan Kultur yang ada di Botumoito, yang sampai hari ini pihak penegak hukum tidak melakukan penahanan. Kenapa bisa seperti ini ? dimana Aparat yang seharusnya melindungi Rakyat.” Ungkap Guslan dengan berapi-api

Begitupun dengan Erwin Noho, dirinya menekankan, bahwa persoalan Korupsi adalah hal yang harus diseriusi oleh Pemerintah.

“Hari ini Kepala Desa Patoameme telah melanggar apa yang menjadi kewajibannya sebagai Khalifah. Dengan jelas dirinya telah memihak tigakan Aset Desa.” Teriak Erwin dengan lantang

Massa Aksi sendiri diterima langsung oleh Kapolsek Botumoito. Kapolsek sendiri menjelaskan, sampai saat ini belum melakukan penahanan karena menunggu hasil dari pihak Kejaksaan Negeri Boalemo.

Setelah mendapatkan penjelasan dari Kapolsek Botumoito, massa aksi kemudian melanjutkan orasinya di depan Kantor Camat Botumoito. Tak berlangsung lama menyampaikan orasinya, massa aksi kemudian bertolak ke Polres Boalemo, dan berlanjut ke Kantor Bupati Boalemo.

Massa Aksi sendiri diterima langsung oleh Assisten 1 Pemda Boalemo, Kakan Kesbangpol Boalemo, Kadis Perkim, Inspektorat, dan Dinas Sosial.

Hingga berita ini diturunkan, perwakilan massa aksi masih melakukan dialog dengan Pemda Boalemo.

 

Editor : Ti Kadi

Facebook Comments Box
ADVERTISEMENT