Matakita.co, Makassar- Pemilihan dekan Fakultas Hukum unhas baru saja selesai. Suasana terlihat akrab dan santai. Tidak ada hiruk pikuk dan gesekan, sebab semua warga FH satu suara untuk memilih kembali Prof. Dr. Hamzah Halim SH., MH., M.AP., sebagai dekan untuk periode kedua. Tentu moment ini merupakan sejarah baru yang pernah terjadi di Fakultas Hukum Unhas. (12/03/2026)
Fenomena ini merupakan satu bentuk kesyukuran, sebab civitas akademik setuju pada 1 (satu) nama. Meskipun pendaftaran di perpanjang dua kali, tidak ada pesaing baru yang muncul. Sehingga panitia pemilihan dekan menutup masa pendaftaran dengan calon tunggal.
Keterpilihan secara aklamasi ini menunjukan bagaimana prestasi Prof Hamzah di mata koleganya. Ia berhasil mendorong berbagai kemajuan, baik fisik maupun non fisik. Dengan kolaborasi yang luas dari berbagai stakeholders, selaku dekan Prof Hamzah mendorong progresivitas bagi pengembangan akademik di Fakultas Hukum Unhas.
Dengan terpilihnya secara aklamasi untuk periode kedua, Hamzah Halim berhasil meminimalisir konflik dan ketegangan yang biasanya terjadi dalam suksesi kepemimpinan.
Prof. Hamzah Halim sapaannya, kini dipilih secara aklamasi menjadi Dekan Fakultas Hukum Unhas periode 2026-2030.
Hal itu ditandai setelah melalui penjaringan pada tingkat senat Fakultas Hukum Unhas.
Bukan tanpa alasan ia ditetapkan secara aklamasi, oleh sebab di era kepemimpinannyalah Fakultas Hukum Unhas mencatat berbagai capaian penting yang tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga pada penguatan infrastruktur pendidikan, inovasi pembelajaran, serta perluasan jejaring akademik di tingkat nasional dan internasional.
Selain itu, di kepemimpinannya pula lah para dosen, tenaga pendidik dan mahasiswa semakin solid tanpa sekat internal. Meskipun sekat internal di Fakultas Hukum belakangan ini berlangsung cukup lama, tapi lewat tangan dingin Prof. Hamzah Halim, ia mampu solidkan lalu mengubahnya dengan semangat kebersamaan yang kokoh.
Dengan begitu, tak heran jika kesempatan periode kedua ini, ia pemenang tanpa rival sebagai calon dekan Fakultas Hukum Unhas. (**)








































