Beranda Kampus Prof Jamaluddin Jompa Lanjutkan Kepemimpinan, Asratillah Nilai Unhas di Jalur Transformasi Global

Prof Jamaluddin Jompa Lanjutkan Kepemimpinan, Asratillah Nilai Unhas di Jalur Transformasi Global

0
Prof Jamaluddin Jompa, foto : Andi Fauzan
Prof Jamaluddin Jompa, foto : Andi Fauzan

Matakita.co, Makassar — Pelantikan kembali Rektor Universitas Hasanuddin, Jamaluddin Jompa, untuk periode 2026–2030 mendapat respons positif dari kalangan akademisi. Direktur Profetik Institute, Asratillah, menilai kepemimpinan Prof JJ menunjukkan arah transformasi yang kuat dan terstruktur dalam membawa Unhas menuju universitas berkelas dunia.

Menurutnya, pidato pelantikan Prof JJ tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan mencerminkan visi berbasis data dan capaian empiris yang telah dibangun dalam periode sebelumnya.

“Secara akademik, pidato Prof JJ memperlihatkan kematangan visi. Ia tidak hanya berbicara tentang cita-cita, tetapi juga menghadirkan peta jalan yang konkret,” ujarnya.

Asratillah menilai salah satu kekuatan utama kepemimpinan tersebut terletak pada kemampuan mengintegrasikan berbagai dimensi strategis, mulai dari penguatan riset, internasionalisasi, hingga kemandirian finansial kampus.

Langkah seperti pengembangan Science Techno Park, penguatan riset kolaboratif global, serta hilirisasi inovasi disebut sebagai indikator bahwa Unhas tengah bergerak menuju model universitas berbasis dampak (impact-based university).

Selain itu, ia juga menyoroti pendekatan nilai yang diusung, yakni integrasi nilai lokal Bugis-Makassar seperti sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge dalam tata kelola modern kampus.

“Ini menunjukkan bahwa transformasi Unhas tidak tercerabut dari akar kulturalnya, tetapi justru menjadikannya sebagai fondasi etika dalam pembangunan institusi,” jelasnya.

Terkait target masuk jajaran Top 500 dunia, Asratillah menilai hal tersebut realistis dengan catatan adanya konsistensi kebijakan serta penguatan ekosistem akademik secara berkelanjutan.

Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak ringan, terutama menghadapi disrupsi teknologi, tuntutan relevansi lulusan, serta kompetisi global antar perguruan tinggi.

“Kepemimpinan periode kedua ini akan sangat menentukan, bukan hanya menjaga capaian, tetapi memastikan akselerasi yang berkelanjutan,” katanya.

Ia berharap di bawah kepemimpinan Prof JJ, Unhas tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi pusat inovasi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Unhas diharapkan menjadi representasi kebangkitan ilmu pengetahuan dari Timur Indonesia di panggung global,” tutupnya.

Facebook Comments Box
ADVERTISEMENT