Matakita.co, Makassar, (03/07) – Konsistensi dalam mengeskalasi gerakan filantropi komunitas perantau kembali ditunjukkan secara nyata oleh keluarga besar Ikatan Saudagar Minangkabau Sapayuang Sulawesi Selatan (IKASMIN-SS). Mengawali dinamika sosial di pekan pertama bulan Juli (03/07), organisasi kemanusiaan dan profesi ini sukses menyalurkan total 500 paket nutrisi siap saji (nasi dos) secara simultan kepada berbagai elemen masyarakat yang membutuhkan di wilayah Sulawesi Selatan.
Keberhasilan menyentuh angka setengah ribu paket pada periode ini menjadi bukti sahih dari arus kepedulian yang terus bergerak secara organik dan masif. Arsitektur kebaikan ini ditopang kokoh oleh komitmen senyap namun konsisten dari para anggota internal IKASMIN-SS, jajaran pemilik ekosistem kuliner Rumah Makan Padang di Sulawesi Selatan, serta seluruh dunsanak perantau yang secara istiqamah mendonasikan sebagian rezekinya demi merawat nilai-nilai fastabiqul khairat.
Daya pikat dan akuntabilitas gerakan kemanusiaan IKASMIN-SS terbukti memiliki daya resonansi yang sangat kuat hingga ke tingkat nasional. Hal ini ditandai dengan mengalirnya gelombang dukungan yang luar biasa dari rumpun perwira hukum Korps Adhyaksa di berbagai wilayah operasional Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Komitmen luhur ini digerakkan secara nyata oleh H. Ardiyansyah, S.H., M.H. selaku Koordinator pada Jamintel Kejaksaan Agung RI. Dukungan tersebut secara berantai memantik empati para Kepala Kejaksaan Negeri dan insan hukum di berbagai penjuru Nusantara, mulai dari tanah kelahiran Sumatera Barat hingga lintas pulau.
Barisan kepedulian ini diperkuat oleh Nurul Hidayat, S.H., M.H. (Kajari Sawahlunto), Arwin, S.H., M.H. (Kajari Nagan Raya, Aceh), Syahreni Agustin, S.H., M.H. (Jaksa Kejari Bukittinggi), Andre Antonius, S.H., M.H. (Kasi Datun Kejari Kampar), Agung Bagus Kade Kusmiantara, S.H., M.H. (Kajari Jepara), Satria Abdi, S.H., M.H. (Aspidsus Kejati Bali), hingga Dr. Ariffuddin Achmad, S.H., M.H. (Kasi TUT Kejati NTB).
Gelombang kontribusi ini kian menegaskan inklusivitas gerakan melalui partisipasi aktif Dr. Alfian Bombing, S.H., M.H. (Kajari Timor Tengah Utara, NTT), Herbert, S.H., M.H. (Kajari Masohi), Tasjrifin M. A. Halim, S.H., M.H. (Kajari Kotamobagu), serta Andi Fajar Anugrah Setiawan, S.H., M.H. (Kajari Enrekang). Kehadiran para pimpinan korps penegak hukum tersebut berpadu selaras di tingkat lokal dengan dedikasi Mona Larisca (JPN Maros), B’Dharma (JPN Kejati Sulsel), Yasser Arafat, S.H. (Staf Pidsus Kejari Masohi), serta Yoanda Weafandi yang turut mengawal gerakan ini di sela-sela pengabdian profesinya sebagai Staf Protokoler Kejati Sulsel.
Lompatan kuantum Program Jum’at Berkah periode ini kian paripurna dengan masuknya sokongan masif dari sektor korporasi besar dan pemangku kebijakan strategis. Dukungan korporasi skala nasional dipelopori oleh Prof. Dr. Harris Artur Haedar selaku Direktur Legal Lion Group, yang langkah mulianya diikuti oleh para eksekutif dan profesional papan atas lainnya seperti A. Hari Suharna (Komisaris Dapur MBG), H. Rusmin (PLN Makassar), Rina Umar (Pimpinan Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar), Asep Suherman (Pimpinan Cabang BRI Palu), serta Abdul Jamil (KCU Pos Manado).
Arus energi altruisme ini juga mempertemukan kepekaan perwira tinggi militer Marsma TNI Feri Yunaldi, S.E., M.Han. (Inspektur Kodau II) dengan jajaran birokrat serta tokoh publik, di antaranya dr. Nilal Fauziah (Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar), Agustia (Kepala Balai Veteriner Maros), Uni Elly Padang 86, serta Maulana Anshari Sire. Kekuatan jaringan ini semakin kokoh berkat partisipasi konsisten dari Koko TJ Suherman, pengusaha terkemuka asal Manado yang senantiasa menaruh perhatian besar pada aksi kemanusiaan di Sulawesi Selatan.
Akselerasi program yang kian berdampak luas ini tidak terlepas dari visi visioner H. Ferry Tass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, selaku Dewan Komite Etik & Pengawasan IKASMIN-SS. Figur yang saat ini mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Wakajati Sulut) tersebut tidak hanya bertindak sebagai inisiator utama program, melainkan juga memberikan keteladanan nyata (leading by example) dengan turut andil sebagai donatur.
Dalam wejangannya, Dt. Toembidjo menyampaikan rasa syukur dan refleksi filosofis yang mendalam atas denyut konsistensi gerakan ini.
“Pencapaian 500 paket pada hari ini adalah konfirmasi nyata bahwa esensi kemanusiaan mampu melarutkan sekat-sekat birokrasi maupun batasan geografis. Ketika ranah dan rantau bergerak dalam satu ritme kepedulian, organisasi tidak lagi sekadar menjadi ruang bernostalgia, melainkan rahim yang melahirkan maslahat nyata. Rasa hormat saya kepada seluruh dunsanak dan mitra strategis Nusantara yang secara istiqamah merawat nyala kebaikan ini,” ungkap Dt. Toembidjo.
Merespons antusiasme yang terus terjaga, Ketua Presidium IKASMIN-SS, Sauki Mangkuto Sutan, menggenapi pesan penuh rasa takzim atas bersatunya energi para donatur.
“Tembusnya angka 500 paket pada hari ini adalah bukti ketulusan kolektif dari seluruh penjuru Indonesia yang menaruh kepercayaan besar kepada gerakan ini. Kami menghaturkan terima kasih yang setinggi-tingginya. Semoga setiap butir kebaikan yang diikhlaskan menjelma menjadi aliran amal jariyah yang tak terputus dan membawa keberkahan substantif bagi ladang kehidupan kita semua,” tutur Sauki.
Sebagai komitmen menjaga integritas dan profesionalisme gerakan, seluruh perputaran donasi dikelola secara transparan melalui satu pintu rekening resmi organisasi (BCA, a.n. HENDRI – No. Rek: 110-095-1394).
Dengan memegang teguh falsafah adiluhung Minangkabau, “Nan barek samo dipikua, nan ringan samo dijinjiang,” IKASMIN-SS sukses membuktikan bahwa sekat jabatan, batas instansi, maupun jarak geografis akan lebur ketika dihadapkan pada panggilan kemanusiaan. Dari lapau menuju panggung pengabdian bangsa, kebersamaan ini terus menyala.
“Dari Lapau Minang untuk Kemanusiaan, dari Rantau untuk Keberkahan.”
Khairunnas Anfa’uhum Linnas — Sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.







































