MataKita.co, Barru – Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari tumbuh kembang anak. Kebiasaan menjaga kebersihan gigi sejak usia sekolah tidak hanya mencegah karies, tetapi juga mendukung kesehatan dan kualitas hidup anak secara keseluruhan. Berangkat dari pentingnya upaya promotif dan preventif tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menggelar edukasi kesehatan gigi dan mulut di SDN 51 Maralleng, Desa Pao-Pao, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin Hikma Aizurah ini diikuti siswa kelas I hingga IV. Program bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta keterampilan siswa dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai langkah pencegahan karies sejak dini.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal siswa mengenai kesehatan gigi dan mulut. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi, pengenalan karies, faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan, serta berbagai langkah pencegahan melalui pola hidup sehat dan kebiasaan menyikat gigi dengan teknik yang benar.
Sebagai bentuk evaluasi, peserta kembali mengikuti post-test untuk melihat peningkatan pemahaman setelah menerima materi. Mahasiswa juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut guna mengidentifikasi kondisi gigi siswa, termasuk mendeteksi adanya karies maupun gangguan kesehatan gigi lainnya.
Kegiatan ditutup dengan demonstrasi dan praktik menyikat gigi bersama di lapangan. Mahasiswa memberikan pendampingan secara langsung agar setiap siswa memahami teknik menyikat gigi yang benar dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti setiap sesi dengan antusias. Interaksi yang aktif antara mahasiswa dan peserta menunjukkan tingginya minat siswa untuk memahami cara menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mampu membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya dalam merawat kesehatan gigi, sehingga risiko karies dapat ditekan sejak usia dini. Edukasi ini juga diharapkan menjadi bekal bagi anak-anak untuk menerapkan kebiasaan menyikat gigi secara benar dan rutin di rumah maupun di sekolah.
Program tersebut turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kesadaran kesehatan sejak dini, serta Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas dengan memperkuat pengetahuan dan perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah.








































