Beranda Kampus KKN Pemberdayaan Desa Unhas Gelombang 116 Gelar Seminar Program Kerja, Siap Lakukan Pemberdayaan Desa Di Desa Toddolimae 

KKN Pemberdayaan Desa Unhas Gelombang 116 Gelar Seminar Program Kerja, Siap Lakukan Pemberdayaan Desa Di Desa Toddolimae 

0

Matakita.co, Maros- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Seminar Program Kerja di Desa Toddolimae, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, pada Jumat pagi, 10 Juli 2026.

Berikut teks yang disusun dengan gaya penulisan yang sama seperti contoh yang Anda berikan, tetapi disesuaikan dengan isi PDF Seminar Proker Toddolimae.

Lima mahasiswa Universitas Hasanuddin memaparkan lima program kerja individu sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing, disertai satu program kerja kelompok yang akan dilaksanakan selama kegiatan KKN di Desa Toddolimae.

Akmal Fauzi (Peternakan) mengusung program “Sosialisasi Pentingnya Pemberian Vitamin B Kompleks ke Sapi para Peternak.” Program ini bertujuan memberikan edukasi kepada peternak mengenai manfaat vitamin B kompleks bagi kesehatan sapi, meningkatkan pemahaman tentang cara pemberian yang tepat, serta mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan produktivitas sapi, terutama pada musim kemarau. Kegiatan akan dilaksanakan melalui sosialisasi, diskusi bersama pemerintah desa dan masyarakat, serta pembagian buku saku dan vitamin B kompleks kepada peternak.

Felicya Layanto (Hubungan Internasional) memaparkan program “Pelatihan Komunikasi Publik: Aku dan Suaraku (Me and My Voice).” Program ini menyasar siswa SD kelas V dan VI serta siswa MTs dengan tujuan meningkatkan rasa percaya diri, melatih kemampuan berbicara di depan umum, serta membiasakan siswa berkomunikasi secara sopan, jelas, dan terstruktur. Pelaksanaannya dilakukan melalui pemberian materi, praktik pengenalan diri, serta permainan edukatif dan kuis.

Annisa Nurul Ramadhan (Ilmu Aktuaria) memperkenalkan program “Peningkatan Literasi Keuangan melalui Edukasi dan Pendampingan Pencatatan Keuangan Sederhana.” Program ini ditujukan kepada petani, peternak, pemilik warung, dan pelaku usaha rumahan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, membiasakan pencatatan keuangan sederhana, serta membantu masyarakat mengelola keuangan keluarga maupun usaha secara lebih terencana sehingga mampu mengambil keputusan keuangan yang lebih baik.

St. Aliah Nurfatimah (Ilmu Kelautan) membawa program “Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Berbasis Pemanfaatan Limbah Ikan di Desa Toddolimae.” Program ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat, khususnya petani, dalam mengolah limbah ikan menjadi pupuk organik cair yang ramah lingkungan, mudah dibuat, dan bermanfaat sebagai pupuk pelengkap untuk mendukung kegiatan pertanian sekaligus mengurangi limbah organik di lingkungan.

Mahasiswa lainnya, Del Piero Josua Rinding (Teknik Arsitektur), mengusulkan program “Membuat Rocket Stove (Tungku Roket).” Program ini dilatar belakangi oleh kebiasaan masyarakat membakar sampah rumah tangga secara terbuka akibat belum tersedianya layanan pengangkutan sampah yang rutin. Melalui pembuatan dan demonstrasi penggunaan rocket stove, masyarakat diperkenalkan pada teknologi sederhana yang mampu menghasilkan pembakaran lebih efisien dengan asap yang lebih sedikit, sehingga dapat menjadi alternatif pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

Selain lima program kerja individu tersebut, seluruh anggota KKN juga melaksanakan program kerja kelompok berupa Pembuatan Plang Jalan dari Plat. Program ini bertujuan membantu pemerintah desa dan masyarakat melalui pemasangan plang jalan pada titik-titik persimpangan yang belum memiliki penunjuk arah, khususnya jalur menuju Bantimurung dan Bone. Kehadiran plang jalan diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, pendatang, maupun wisatawan serta mengurangi kesalahan dalam menentukan arah perjalanan. (**)

Facebook Comments Box