Matakita.co, Pinrang- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) di SD Negeri 50 Pinrang, Dusun Sikkuledeng, Desa Sikkuale, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang. (23/07/2026)
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa/i mengenai pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber gizi berkualitas untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan perkembangan kecerdasan anak.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai kandungan gizi ikan, seperti protein, asam lemak omega-3, vitamin, dan mineral yang berperan dalam mendukung fungsi otak, memperkuat daya tahan tubuh, serta menunjang pertumbuhan fisik anak. Materi disampaikan secara interaktif melalui presentasi, diskusi, permainan edukatif, dan sesi tanya jawab sehingga siswa/i lebih mudah memahami manfaat konsumsi ikan dalam kehidupan sehari-hari.
Penanggung jawab program, Elsya, menjelaskan bahwa kegiatan GEMARIKAN merupakan bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui edukasi gizi di lingkungan sekolah dasar.
“Melalui sosialisasi GEMARIKAN, kami berharap siswa/i tidak hanya memahami manfaat makan ikan, tetapi juga terdorong untuk membiasakan konsumsi ikan sebagai bagian dari pola makan sehat sehingga dapat mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal,” ujarnya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Salah satu wali kelas, Elmi Azis, S.Pd., turut mendampingi siswa/i selama sosialisasi dan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan mudah dipahami oleh anak-anak. Penyampaiannya yang interaktif membuat siswa/i lebih antusias dalam belajar tentang pentingnya mengonsumsi ikan untuk menjaga kesehatan dan mendukung pertumbuhan mereka,” tuturnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap edukasi mengenai pentingnya konsumsi ikan dapat menumbuhkan kesadaran gizi sejak usia dini serta mendorong terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (**)








































