Matakita.co, Makassar- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Tematik Prestasi Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan inovasi pemasaran digital melalui program HERBALOKA: Sistem Komersialisasi Produk Kampung Herbal Berbasis Katalog dan Kartu Loyalitas.
Program tersebut digagas Ananda Lukman, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas, dan dilaksanakan di Kompleks Bukit Delta Mas Residence, RT 009, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu (16/8/2026).
HERBALOKA dirancang untuk membantu memperluas pemasaran produk Kampung Herbal melalui media promosi yang lebih informatif, praktis, dan mudah diakses masyarakat. Program ini menggabungkan katalog produk, katalog digital berbasis barcode, serta kartu loyalitas pelanggan.
Katalog produk disusun dengan menampilkan berbagai produk Kampung Herbal secara lebih terstruktur. Kehadiran katalog tersebut diharapkan memudahkan calon konsumen memperoleh informasi mengenai produk yang tersedia.
Untuk memperluas jangkauan promosi, Ananda juga menyediakan barcode yang terhubung langsung dengan katalog digital. Masyarakat cukup memindai barcode menggunakan perangkat digital untuk mengakses informasi produk tanpa harus datang langsung ke lokasi Kampung Herbal.
Katalog digital tersebut juga dapat dibagikan melalui media sosial dan berbagai platform komunikasi digital. Dengan demikian, informasi mengenai produk Kampung Herbal berpotensi menjangkau konsumen di luar lingkungan Kelurahan Berua.
“Melalui HERBALOKA, saya ingin membantu produk Kampung Herbal agar lebih mudah dikenal dan diakses oleh masyarakat. Katalog tidak hanya tersedia sebagai media informasi produk, tetapi juga dapat diakses secara digital melalui barcode,” ujar Ananda.
Menurut dia, penggunaan katalog digital juga memberikan fleksibilitas dalam promosi karena informasi produk dapat disebarluaskan melalui media sosial.
Selain katalog, HERBALOKA dilengkapi kartu loyalitas pelanggan. Fitur tersebut dirancang untuk mendorong pembelian ulang sekaligus membangun hubungan jangka panjang antara Kampung Herbal dan konsumennya.
Dalam pelaksanaannya, program HERBALOKA mencakup dokumentasi dan pengambilan foto produk, pengumpulan serta penyusunan informasi produk, pembuatan katalog, penyediaan akses katalog digital melalui barcode, hingga pembuatan kartu loyalitas.
Ananda mengatakan, kombinasi ketiga instrumen tersebut diharapkan dapat mendukung pemasaran Kampung Herbal dari dua sisi. Katalog dan barcode berfungsi memperluas jangkauan calon konsumen, sedangkan kartu loyalitas diarahkan untuk mempertahankan konsumen yang telah melakukan pembelian.
Program tersebut sekaligus menjadi bentuk penerapan pengetahuan mahasiswa di bidang ekonomi, khususnya terkait strategi pemasaran, pemanfaatan teknologi digital, penyampaian informasi produk, dan pembangunan loyalitas konsumen.
Ketua RT 009 Kelurahan Berua, Dr. dr. Anna Khuzaimah, M.Kes., mengapresiasi pelaksanaan program HERBALOKA. Menurut dia, katalog membantu menampilkan produk Kampung Herbal secara lebih rapi dan memudahkan masyarakat mengetahui produk yang tersedia.
“Kehadiran katalog ini sangat membantu karena produk Kampung Herbal dapat ditampilkan dengan lebih rapi dan masyarakat menjadi lebih mudah mengetahui produk yang tersedia. Adanya akses melalui barcode juga membuat katalog lebih praktis untuk dibagikan,” kata Anna.
Dia menilai, kartu loyalitas juga dapat menjadi salah satu daya tarik bagi pelanggan untuk kembali membeli produk Kampung Herbal.
Melalui HERBALOKA, mahasiswa KKN Gelombang 116 Tematik Prestasi Unhas berharap sistem pemasaran produk Kampung Herbal dapat terus dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi digital.
Program tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai luaran KKN, tetapi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pengelola Kampung Herbal di Kompleks Bukit Delta Mas Residence, RT 009, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya.
Dengan katalog yang lebih terstruktur, akses digital melalui barcode, dan kartu loyalitas pelanggan, HERBALOKA diharapkan dapat menjadi salah satu strategi untuk memperluas pasar sekaligus memperkuat hubungan Kampung Herbal dengan konsumennya. (**)








































