Beranda Kampus Mahasiswa Ilmu Gizi FKM Unhas Gelar Seminar EBL IV, Evaluasi Intervensi Gizi...

Mahasiswa Ilmu Gizi FKM Unhas Gelar Seminar EBL IV, Evaluasi Intervensi Gizi Masyarakat

0

Matakita.co, Makassar- Sebanyak 103 mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan Seminar Evidence Based Learning (EBL) IV di Kantor Kelurahan Parangloe, Senin (31/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi tahap akhir dari rangkaian pembelajaran EBL yang berfokus pada monitoring dan evaluasi terhadap intervensi gizi masyarakat yang telah dilaksanakan mahasiswa pada tahap EBL III.

Pelaksanaan EBL IV mencakup wilayah Kelurahan Parangloe dan Kelurahan Bira. Masing-masing wilayah terdiri atas enam RW yang menjadi sasaran kegiatan mahasiswa.

Rangkaian EBL dilaksanakan secara bertahap. Pada EBL I, mahasiswa melakukan pengumpulan data mengenai karakteristik rumah tangga.

Tahap tersebut kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data karakteristik individu pada EBL II untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan gizi yang ditemukan di masyarakat.

Hasil identifikasi permasalahan tersebut selanjutnya menjadi dasar bagi mahasiswa dalam menyusun dan melaksanakan intervensi gizi masyarakat pada EBL III.

Memasuki EBL IV, mahasiswa melakukan monitoring dan evaluasi untuk mengetahui tingkat keberhasilan intervensi, keterlibatan masyarakat sebagai sasaran, serta berbagai kendala yang muncul selama pelaksanaan program.

Hasil monitoring dan evaluasi tersebut kemudian menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk melakukan replikasi maupun rekonstruksi terhadap intervensi yang telah dilaksanakan.

Intervensi yang dinilai berhasil akan direplikasi kepada kelompok sasaran yang berbeda. Langkah ini dilakukan untuk melihat sejauh mana intervensi dapat diterapkan pada kelompok masyarakat lainnya.

Sementara itu, intervensi yang belum mencapai hasil yang diharapkan akan direkonstruksi dengan melakukan perbaikan terhadap komponen program berdasarkan kendala dan kekurangan yang ditemukan dalam pelaksanaan sebelumnya.

Lurah Parangloe, Ali Taufan, SSTPar, mengapresiasi pelaksanaan rangkaian EBL tersebut. Menurut dia, kegiatan tersebut memberikan gambaran kepada pemerintah kelurahan mengenai pentingnya monitoring dan evaluasi dalam pelaksanaan program kesehatan masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan EBL ini, kami dapat mengetahui rencana monitoring dan evaluasi serta bagaimana upaya memperbaiki tingkat kesehatan masyarakat, baik dari aspek gizi maupun kesehatan lainnya,” kata Ali.

Ia berharap hasil kegiatan EBL dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bahan tindak lanjut pemerintah kelurahan dalam meningkatkan kesehatan dan gizi masyarakat.

“Kami meminta doa dan dukungan agar program kerja ini dapat berjalan dengan baik, sehingga hasil EBL dapat diketahui dan ditindaklanjuti kembali oleh pemerintah untuk meningkatkan kesehatan dan gizi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dosen Ilmu Gizi FKM Unhas, Safrullah Amir, S.Gz., MPH, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kelurahan dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan rangkaian EBL.

“Kami memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya karena berkat dukungan Bapak dan Ibu, kegiatan ini dapat terus dilanjutkan,” ujar Safrullah.

Menurut dia, EBL IV merupakan tahap terakhir dari rangkaian kegiatan mahasiswa di enam RW Kelurahan Parangloe dan enam RW Kelurahan Bira.

“Setelah mengetahui permasalahan gizi dan mengembangkan intervensi pada EBL III, perlu dilakukan perbaikan program melalui tahap monitoring dan evaluasi pada EBL IV,” katanya.

Melalui EBL IV, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu mengidentifikasi permasalahan gizi di masyarakat, tetapi juga menggunakan hasil monitoring dan evaluasi sebagai dasar dalam menyempurnakan program.

Dengan demikian, intervensi gizi yang dikembangkan diharapkan dapat semakin tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. (**)

Facebook Comments Box