Home Mimbar Ide Genggamkan Tanggan Wujudkan Demokrasi Desa

Genggamkan Tanggan Wujudkan Demokrasi Desa

155
0
SHARE
Arifudin Afraidin

Oleh : Arifudin Afraidin*

Suksesi politik desa wadukopa sangat hangat dan “seksi” diperbincangkan di media sosial “medsos” belakangan ini. Desa wadukopa merupakan kiblatnya kecamatan Soromandi, tentunya menjadi catatan penting “signifikan” bagi para pemimpin wadukopa nantinya.

Dalam pesta Demokrasi desa wadukopa nantinya yang dikedepankan adalah pertarungan gagasan, ide, integritas.  itu hal yang paling dikedepankan, bukan saling pengklaiman satu dengan yang lain. Jika pengklaiman itu terjadi maka budaya demokrasi itu, tidak “berjalan adil, baik.

Menurut Harris Soche menyatakan demokrasi adalah betuk pemerintahan rakyat , karena itu kekuasaan pemerintah itu melekat pada diri rakyat, diri orang banyak dan merupakan hak bagi rakyat atau orang banyak untuk mengatur, mempertahankan, dan melindungi dirinya dari paksaan dan perkosaan dari orang lain atau badan yang diserahi untuk memerintah.

Sedangkan Menurut Abraham Lincoln (1863) “ demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat “government f the people, by the people and for the people”. Dalam demokrasi, kekuasaan pemerintahan di Negara itu berada di tangan rakyat.

Rakyat adalah pemegang kekuasaan tertinggi atau kedaulatan di Negara tersebut. Pemerintahan yang menempatkan rakyat sebgai pemegang kekuasaan tertinggi disebut pemerintahan demokrasi. Pemerintahan demokrasi dapat dinyatakan pula sebagai sistem pemerintahan yang berkedaulatan rakyat.

Dari kedua pendapat para ahli di atas maka demokrasi dapat diartikan sebagai suatu sistem pemerintahan dari rakyat pemerintahan Negara itu mendapat mandat dari rakyat untuk menyelenggarkan pemerintahan, oleh rakyat “pemerintah Negara itu dijalankan oleh rakyat”, untuk rakyat “pemerintah Negara menghasilkan dan menjalankan kebijakan – kebijakan yang diarahkan rakyat”.

Menurut penulis bahwa demokrasi desa merupakan salah satu wujud demokrasi yang sederhana di Indonesia, partisipasi masyarakat desa dalam musyawarah mufakat, gotong royong menjadi cermin atau budaya di desa tersebut yang menjadikan ciri khas tersendiri. Kepala Desa, BPD, desa, ditopang oleh LKM dan lembaga adat memiliki peran dalam mengembangkan demokrasi desa.

Baca Juga  Terkait Hasil Musyawarah Daerah Ke V KNPI Provinsi, Begini Kata Ketua BPK KNPI Hulonthalangi Kota Gorontalo

Sebagai masyarakat desa, untuk dapat ikut serta melaksanakan demokrasi dapat dilakukan dengan cara ikut aktif berpartisipasi dalam kegiatan demokrasi seperti ikut serta dalam pemilu, gotong royong masyarakat desa, dan ikut melaksanakan ketertiban masyarakat desa yang bertujuan untuk mecipatakan kerukunan antar sesama masyarakat desa. Aamiin’allah’humma’amin.

*) Penulis adalah Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram “UMMat”

Facebook Comments