Home Berdikari Bosowa Peduli Sumbang Alat Tes Laboratorium Covid-19 untuk RSPTN Unhas

Bosowa Peduli Sumbang Alat Tes Laboratorium Covid-19 untuk RSPTN Unhas

0
ADVERTISEMENT

MataKita.co, Makassar – Sebagai bentuk komitmen bersama dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid-19, PT. Bosowa melalui gerakan Bosowa Peduli menyumbang beberapa alat tes laboratorium untuk pemeriksaan pasien Covid-19 pada Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin (RSPTN Unhas).

Dewan Pembina Bosowa Peduli, Melinda Aksa, berkesempatan menyerahkan secara simbolis bantuan untuk RS PTN Unhas, yang diterima langsung oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA. Acara yang berlangsung di Ruang Kerja Rektor, Lantai 8 Gedung Rektorat Unhas pada Selasa (7/4) ini menerapkan standar kesehatan pencegahan Covid-19.

Turut hadir pada acara penyerahan adalah Munafri Arifuddin, Direktur RS PTN Unhas (Prof. Dr. dr. Syafri Kamsul Arif), Ketua Satgas Covid-19 Unhas yang juga merupakan Dekan FK Unhas (Prof. dr. Budu, Sp.M(K), M.EdMed, Ph.D), Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Kemitraan (Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D, Sp.MK).

ADVERTISEMENT

Pada kesempatan wawancara, Melinda Aksa menjelaskan bahwa sumbangan alat tes ini menjadi bentuk nyata Bosowa Peduli untuk membantu penanggulangan wabah Covid-19, khusus di Sulawesi Selatan.

“Alat tes laboratorium ini hanya kami berikan untuk Unhas. Karena Unhas memiliki laboratorium serta sumber daya yang memadai. Kami berharap, bantuan alat ini bisa segera diaplikasikan demi mencegah wabah ini semakin meluas,” jelas Melinda.

Dalam kesempatan ini, Bosowa Peduli menyumbangkan beberapa alat laboratorium diantaranya alat real time PCR yang berfungsi sebagai alat diagnostik keberadaan virus SARS-CoV2 penyebab Covid-19, BSC level 2 A2 untuk mengerjakan pemeriksaan sampel dengan tingkat keamanan yang tinggi, 20.000 pcs swab nasofaring yang digunakan untuk mengambil sampel swab hidung dari pasien, Micropippet serta Reagen pemeriksaan COVID-19.

Melinda Aksa berharap dengan adanya bantuan alat laboratorium ini bisa mendeteksi sedini mungkin pasien yang diduga terpapar virus, sehingga dapat segera ditangani sesuai dengan prosedur pelayanan kesehatan.

(*/mir)

Facebook Comments
ADVERTISEMENT