Home Literasi Gandeng CEO Kolong dan KKN UNM, Pemerintah Desa Julubori Gagas Kampung Literasi

Gandeng CEO Kolong dan KKN UNM, Pemerintah Desa Julubori Gagas Kampung Literasi

0
Advertisement

MataKita.co, Makassar- Pemerintah desa Julubori yang diwakili langsung oleh Kepala desa dan CEO Kolong Group memulai gagasannya dalam kesepakatan untuk membangun Kampung Literasi di Desa Julubori, Kec. Pallangga, Kab. Gowa, Minggu (11/10/2020).

Pertemuan yang dihelat pukul 13:00 WITA tersebut juga dihadiri oleh Mahasiswa KKN Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Karang Taruna desa Julubori.

KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang mengusung tema “Jurnalisme Sastra” ini membawa konsep pemberdayaan pemuda dengan bekerja sama langsung bersama para pemuda desa Julubori yang tergabung dalam Karang Taruna.

CEO Kolong, Supratman Yusbi Yusuf mengatakan bahwa konsep KKN yang dibawa oleh mahasiswa magang bersama instansi kali ini berbeda dengan konsep KKN yang selama ini terselenggarakan.

“Di sini kami cuma membawa konsep. Jadi, jangan kita mengatakan bahwa anak-anak KKN ini merupakan pihak yang melaksanakan proker secara langsung. Mereka cuma menjadi fasilitator agar kedepannya gagasan kampung literasi ini dilanjutkan oleh para pemuda Karang Taruna desa ini,” Tegasnya.

Ia juga mengatakan bahwa seharusnya KKN menjadikan pemuda sebagai pemeran utamanya.

“KKN seharusnya menyasar para pemuda, bukan orang-orang tua. Karena, desa ini butuh pikiran-pikiran muda,” Lanjutnya.

Koordinator KKN Jurnalisme sastra, Ayatullah Patullah berharap agar konsep yang dibawanya bersama instansi dapat berjalan dengan bantuan para pihak Karang Taruna.

“Harapan saya semoga ide dan gagasan yang dibawa di tempat magang ke lokasi kkn bisa tercapai. Dan semoga pemuda-pemudi di desa julubori bisa bersinergi bersama membangun desa literasi,” Ucapnya.

Desa Julubori sebenarnya sudah mencatatkan diri sebagai Kampung Rewako dan sedang menggagas Kampung Kelor dan Kampung Kelapa. Semua ide itu berasal dari Kepala desa Julubori. Muhammad Ilyas selalu kepala desa Julubori mengatakan bahwa desanya telah dikunjungi beberapa kali oleh Mahasiswa Jepang.

“Desa ini sudah dikunjungi beberapa kali oleh Mahasiswa Jepang. Seharusnya, Tahun ini sudah berkunjung tiga kali terhitung sejak Januari sampai Oktober. Kita berharap supaya Indonesia bisa bebas dari Covid-19 ini bulan November supaya kita bisa bertemu dengan mereka,” Katanya.

Pertemuan selanjutnya antara Mahasiswa KKN Jurnalisme sastra dengan pihak Karang Taruna desa Julubori akan dilaksanakan pada Jumat, 16 Oktober 2020 di Kampung rewako Desa Julubori sekaligus memulai menjalankan konsep yang telah disepakati bersama.

Dalam kesempatan tersebut Penerbit Subaltern yang juga merupakan kelompok usaha aplikasi literasi kolong menyerahkan buku, sebagai bukti terbit sekaligus pencanangan Julubori sebagai kampung literasi. Penerbit Subaltern juga rencana akan menyerahkan buku bacaan pada taman Literasi KNPI di Maros, pekan mendatang.

Facebook Comments
ADVERTISEMENT