Home Berita Tim Tabur Kejaksaan Agung Tangkap Agustinus, Buron Korupsi Milyaran

Tim Tabur Kejaksaan Agung Tangkap Agustinus, Buron Korupsi Milyaran

0
ADVERTISEMENT

Matakita.co (Jakarta) – Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung kembali berhasil mengamankan terpidana tindak pidana korupsi atas nama Ir. Augustinus Judianto Bin Andiklas di Jalan Widya Chandra VIII Kav. 34, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 5 Januari 2021.Pengamanan ini dibantu oleh Tim Tabur Kejati Sumatera Selatan dan Tim Tabur Kejari Jakarta Selatan.

Penangkapan terhadap Agustinus yang merupakan Buronana Perkara Tindak Pidana Korupsi tersebut dibantu oleh Tim Tabur Kejati Sumsel dan Tim Tabur Kejari Jakarta Selatan tadi malam sekitar Pukul 21.30 WIB.

ADVERTISEMENT

Kepala Pusat Penerangan Hukum Leonard Eben Ezer Simanjuntak, S.H., M.H menjelaskan, bahwa terpidana Ir. Augustinus Judianto Bin Andiklas merupakan terpidana dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Kredit Modal Kerja (KMK) Bank Sumsel Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 2515/K/Pid.Sus/2020 tanggal 14 September 2020.

“Terpidana lah terbukti melanggar pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 UU nomor 31 tahun 1991 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana,” Jelas Eben

Eben juga menambahkan, Agustinus dijatuhi hukuman selama 8 (delapan) tahun penjara dan wajib membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp. 13.4 Milyar, dan apabila tidak sanggup membayar maka diganti dengan pidana penjara selama 3 tahun.

“Penangkapan terhadap buronan atas nama terpidana Ir. Augustinus Judianto Bin Andiklas merupakan penangkapan yang kedua pada hari Selasa tanggal 5 Januari 2021 setelah tadi pagi pukul 09:30 WIB, Tim Tabur Kejaksaan Agung berhasil menangkap terpidana Sebastian Hutabarat, DPO dari Kejati Sumatera Utara,” Tambah Eben.

Eben menghimbau, untuk para terpidana yang hingga kini masih menjadi Buronan Kejaksaan, untuk segera menyerahkan diri dan mengikuti proses hukum yang ada.

“Melalui program Tabur (Tangkap Buron) Kejaksaan, kami menghimbau kepada seluruh DPO Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang nyaman bagi DPO,” Tutup Eben.

Facebook Comments
ADVERTISEMENT