Home Literasi Cak Nanto : Gedung Perpustakaan Tertinggi, Tapi Paradoks karena Minat Baca Rendah

Cak Nanto : Gedung Perpustakaan Tertinggi, Tapi Paradoks karena Minat Baca Rendah

0
ketua umum Pemuda Muhammadiyah, Sunanto

MataKita.co, Jakarta – Keprihatinan terhadapat rendahanya literasi di Indonesia juga turut dirasakan oleh ketua umum Pemuda Muhammadiyah, Sunanto.

Melalui akun Facebooknya, Cak nanto sapaan akrab Sunanto menuliskan keprihatinannya :

Kita boleh berbangga, gedung perpustakaan tertinggi ada di Indonesia. Namun menjadi paradoks kala angka literasi kita masih berada pada nomer dua paling buncit di dunia. Yang menarik, di tengah daya baca generasi kita begitu lemah, muncul banyak pelatihan tehnik membaca cepat.

Bagi saya secara pribadi, teknik membaca cepat bisa jadi antidote bagi gerakan literasi kita yang masih begitu minim. Yang kita butuhkan justru membaca dengan tumaninah, tenang, khusyuk. Dengan begitu kamu membiarkan tiap kata yg kamu baca menerangi sudut-sudut gelap dalam dirimu. Kamu membiarkan tiap percikan gagasannya tumbuh seiring bertambahnya generasi cinta membaca.

Kawan-kawan pemuda, mari tumbuhkan niat baca diantara kita, jadikan membaca sebagai gaya hidup kita saat ini. Tantangannya tentu tidak lah mudah, apalagi di era digital dimana distraksi begitu banyak. Namun yakinlah buku mampu memberikan semacam penawar dahaga akan kedalaman di tengah akses informasi yang begitu cepat dan instan.

Facebook Comments
ADVERTISEMENT