MataKita.co, Makassar – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Hasanuddin (Unhas) akan mengggelar Dies Natalis ke-60 tahun. Adapun Dies Natalis ini akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan baik kajian ilmiah hingga ‘Tudang Sipulung’ atau reuni akbar.
Ketua panitia Dies Natalis, Adnan Nasution kepada Matakita.co (2/2/2020) mengatakan bahwa pandemi Covid-19, mengharuskan rangkaian kegiatan akan dominan berlangsung dalam jaringan (daring). Namunpun demikian diakuinya antusias sivitas akademika dan alumni Fisip Unhas, sangat tinggi.
“Ini agak berbeda dengan Dies Natalis sebelumnya, dimana keluarga besar Fisip Unhas, bisa berkumpul dalam rangkaian kegiatan meriah,” ujarnya.
Namun lanjut Adnan, kemasan acara dalam jaringan juga bisa dibuat meriah. Disamping mematuhi atuan, juga tidak menimbulkan pembiayaan besar, karena alumni Fisip Unhas, bertebaran di seluruh Indonesia, bahkan banyak yang kini berada di luar negeri.
“Salah satu agenda Dies Natalis ini yakni launching dan bedah buku karya Dosen dan Alumni FISIP Unhas” jelasnya.
Dosen Administrasi ini menambahkan, Alhamdulillah Dosen dan alumni antusiasi untuk melibatkan karyanya. saat ini sudah ada 10 buku yang siap di launching maupun di bedah.
“Adapun Buku yang akan dibedah diantaranya, “Quo Vadis Otsus Papua” ditulis oleh Mohammad Abud Musa’ad, “Birokrasi dan Pelayanan Publik” ditulis Dr. Johansyah Mansyur, M.Si. Buku “Public Trust dalam Pelayanan Publik” ditulis Prof. Thahir, buku “Menyoal Inovasi Administrasi Publik” ditulis Dr. Muhammad Tang Abdullah, buku “Etika Jurnalistik: Pengalaman Dari Lapangan” ditulis Zulkarnain Hamson, buku “Pelayanan Publik” ditulis Dr. Badu Ahmad, M.Si. buku “Kepemimpinan Kharismatik” ditulis Rahmat Hidayat, buku “Memahami Modal Sosial” ditulis Suparman Abdullah, “The Power of Barakka” ditulis oleh Dr. Muhammad Sabiq dan buku “Ombudsiana” ditulis Muslimin B. Putra.” jelas Adnan.
Sementara itu Dekan Fisip Unhas, Prof. Dr. Armin, M.Si mengatakan bahwa dirinya optimis, memperingati 60 tahun fakultas yang dipimpinnya, semangat kebersamaan akan terus terpelihara.
“Dengan Dies Natalis Fisip Unhas ke-60, kita kembangkan digitalisasi dan inovasi ilmu sosial dan ilmu politik.Sembari menambahkan tentunya melalui pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat di era new normal, karena Covid-19 masih menjadi ancaman bagi kesehatan manusia” ujarnya.
Prof. Armin, juga mengingatkan alumni di seluruh penjuru bahwa secara filosofis, kata Jayalah Fisipku, Jayalah Unhasku, senantiasa dipelihara spiritnya sebagai penyemangat dalam prestasi kerja, dimanapun alumni mengabdi.








































