Home Berdikari Sejumlah Lembaga Gelar Aksi Tanam 1000 Mangrove di Dampal Utara Toli-toli

Sejumlah Lembaga Gelar Aksi Tanam 1000 Mangrove di Dampal Utara Toli-toli

0

Matakita.co, Makassar – Sejumlah lembaga yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Dampal Utara dan beberapa lembaga lingkungan lainnya, melakukan kerjasama untuk melaksanakan aksi penanaman 1000 Mangrove, di Dusun Lingian, Desa Ogotua, Kecamatan Dampal Utara, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah, (21/02/2021).

Program ini didukung penuh oleh Pemerintah Kecamatan Dampal Utara, Sapruddin Dg. Parebba, SH mengapresiasi program tersebut, dikarenakan selain untuk melindungi pesisir pantai dari hantaman ombak juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat ekowisata.

Selain pihak pemerintah Kecamatan Dampal Utara, Polsek Dampal Utara pun turut serta mendukung kegiatan tersebut

Hal itu dibuktikan dengan dilakukan pengawalan oleh pihak kepolisian sebelum pemberangkatan dan membersamai dalam aksi penanaman.

Simanjuntak, sapaan akrab Danposlanal yang mempunyai wilayah kerja dari Kecamatan Dampal Selatan, Dampal Utara hingga Dondo ikut mendukung penuh program tersebut.

“Mangrove ini selain bermanfaat sebagai tanggul alam, juga nantinya jika dirawat dengan baik maka kedepannya akan menambah destinasi wisata baru untuk wilayah yang ditumbuhi oleh mangrove,” katanya.

Koramil Kecamatan Dampal Utara juga mengatakan hal senada.

Aktivis lingkungan dari Yayasan Bone Bula, Muhammad Vahrun yang akrab disapa Mato menerangkan, mangrove bisa dijadikan sebagai pembersih tangan.

“Banyak manfaat yang bisa diambil dari Mangrove ini. Selain untuk alam, Mangrove juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk pembuatan Handsanitizer,” terangnya.

Penyuluh Kesehatan dari Puskesmas Desa Ogotua, Simpu pun mengharapkan hal tersebut segera terealisasi.

“Program ini dilaksanakan dengan serius, agar harapan-harapan yang disampaikan bisa terwujud,” harapnya.

Aksi Penanaman 1000 Mangrove ini di Sponsori oleh Lindungi Hutan yang juga merupakan Lembaga yang bergerak dibidang lingkungan hidup.

Apapun lembaga yang tergabung dalam Aksi ini mulai dari persiapan hingga pelaksanaannya berjumlah 12 lembaga/komunitas yang terdiri dari berbagai pergerakan dibidang kepemudaan yakni Ikatan Pemuda Pelajar Mandar (IPPM), Satgas Anti Narkoba Dampal Utara, Risma Mutmainnah Bambapula, Risma Nurul Huda Sese, Sekolah Guru Indonesia (SGI), Community Gowes North Dampal (CGO-ND), Komunitas Hijrah Dampal Utara (HDU), Komunitas Pemuda-Pemudi Pecinta Olahraga dan Seni (KOMPAS) Ogotua, Yayasan Bone Bula, LS-ADI Dampal Utara, Risma Nurul Na’im Kabinuang, serta Saka Bhayangkara.

Aksi penanaman 1000 mangrove ini mengangkat tema “Konservasi Mangrove sebagai Hutan Pendidikan dan Ekowisata” dengan harapan kedepannya tempat yang ditanami mangrove bisa menjadi sebuah hutan pendidikan yang akan memberikan edukasi kepada masyarakat yang nantinya juga bisa dimanfaatkan sebagai lahan ekowisata.

Peserta aksi, Rahmat menuturkan “Kami membuat tema lengkap beserta Desain dan denah Konservasi Mangrove, desain dan denah konservasi pun telah pernah mengikuti ajang bergengsi di tingkat Nasional yakni di Yogyakarta dalam mengatasi permasalahan pesisir dan sesuai dengan kearifan lokal masyarakat sekitar,” tutur Rahmat.

Koordinator Aksi, Reynaldi mengatakan harapan kepada pemuda-pemudi untuk tetap menjaga semangat agar aksi ini tidak berhenti hanya sekali pelaksanaan.

“Harapan kedepan, pemuda-pemudi bisa menjadi ujung tombak pergerakan dalam melaksanakan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat luas khususnya untuk Kecamatan Dampal Utara yang lebih baik,” tutupnya.

Lebih lanjut Syarif Pamboang salah satu koordinator lembaga yang tergabung di Aliansi Pemuda Dampal Utara menambahkan berharap dengan adanya program seperti ini pemuda pemudi Dampal utara semakin kompak

Facebook Comments
ADVERTISEMENT