Home Berita Penjual Gorengan Kwandang harapkan perhatian pemerintah daerah

Penjual Gorengan Kwandang harapkan perhatian pemerintah daerah

0
Tante Ijah, penjual gorengan atau pelaku UMKM di Desa Moluo Kecamatan Kwandang Gorontalo Utara. (FOTO RISMK)
ADVERTISEMENT

Matakita.co Gorontalo Utara – Tante Ijah, seorang ibu penjual gorengan di Desa Moluo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara mengaku sangat mengharapkan perhatian pemerintah daerah.

“Di masa pandemi COVID-19 ini, pembeli tidak menentu. Kadang-kadang banyak, seringkali sepi,” ucap Tante Ijah, penjual gorengan, Minggu.

Ia mengaku tidak berharap mendapat bantuan modal dari pemerintah daerah. Namun sangat berharap mendapatkan perhatian.

Advertisemen

Misalnya kata dia, pemerintah daerah dapat memberdayakan penjual gorengan saat menggelar kegiatan di kantor-kantor.

“Kalau menggelar kegiatan, jualan kami agar bisa diborong. Jangan beli dari luar Gorut agar kami pun mendapatkan penghasilan, tetap beraktivitas dan menikmati uang negara,” ungkapnya.

Ia pun berharap, pemerintah daerah menjamin stok bahan bakar gas elpiji 3kg bersubsidi untuk pelaku usaha kecil.

Agar tidak kesulitan mendapatkannya, sebab aktivitas tersebut dilakoni harian.

Ijah menjual gorengan pisang, bakwan jagung dan tahu isi.

“Dulu sebelum pandemi, ia tidak berjualan di hari libur. Saat ini meski libur tetap harus jualan sebab penghasilan yang diperoleh tidak menentu,” ucapnya.

Ijah pun mengaku, selama pandemi COVID-19 belum pernah menerima atau menjadi penerima bantuan.

Padahal sebagai pelaku usaha kecil dengan modal kecil, ia sangat terdampak pandemi COVID-19.

Setiap hari, ia memulai aktivitasnya pada pukul 16.00 Wita hingga gorengannya habis terjual.

Di saat ramai, biasanya pukul 20.00 Wita sudah habis terjual, saat sepi biasanya baru akan tutup pukul 23.00 Wita.

“Semoga saja pemerintah daerah memberi perhatian lebih kepada kami para penjual gorengan, apalagi di masa pandemi produksi terpaksa dikurangi agar tidak merugi,” pungkasnya.***

Facebook Comments
ADVERTISEMENT