Beranda Lensa UPT SPF SD Inpres Paccerakkang Menerapkan Inovasi Bina Literasi Siswa (NARASI) untuk...

UPT SPF SD Inpres Paccerakkang Menerapkan Inovasi Bina Literasi Siswa (NARASI) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa

0

Matakita.co, Makassar – Peningkatan literasi di kalangan siswa menjadi salah satu prioritas utama dalam dunia pendidikan saat ini. Menyadari pentingnya hal ini, UPT SPF SD Inpres Paccerakkang telah meluncurkan sebuah inovasi yang diberi nama “Bina Literasi Siswa” (NARASI). Inovasi ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan literasi siswa secara menyeluruh, mencakup tidak hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga membangun minat dan kecintaan terhadap literasi yang berkelanjutan.

Di era digital, literasi melampaui sekadar kemampuan membaca dan menulis; ia mencakup pemahaman, analisis, serta penerapan informasi dalam berbagai bentuk. Menurut La Ode Supriono, S.Pd., M.Pd., tentang tantangan literasi di abad ke-21 ini memerlukan pendekatan yang lebih dinamis dan inovatif. “Bina Literasi Siswa menjadi salah satu jawaban atas tantangan tersebut,”ungkapnya (8/8/24)

Menurut La Ode Supriono, S.Pd., M.Pd., “Program ‘Bina Literasi Siswa’ kami rancang dengan tujuan utama untuk membekali siswa dengan keterampilan literasi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Kami ingin siswa mampu memahami bacaan dengan baik, memiliki kosa kata yang kaya, serta keterampilan berpikir kritis dan analitis yang kuat,”jelasnya

Program “Bina Literasi Siswa” terdiri dari beberapa komponen utama yang saling mendukung:
1. Pembelajaran Terintegrasi
Pembelajaran literasi diintegrasikan ke dalam berbagai mata pelajaran, seperti Bahasa Indonesia, Matematika, PPKn, dan IPAS. Hal ini memungkinkan siswa untuk melihat relevansi literasi dalam konteks kehidupan nyata dan dalam berbagai disiplin ilmu.
2. Kegiatan Membaca Bersama
Kegiatan ini dilakukan secara rutin untuk menumbuhkan budaya membaca di kalangan siswa. Setiap minggu, siswa diajak untuk membaca buku bersama-sama dan berdiskusi tentang isi buku tersebut. Bahan bacaan siswa tersedia di pojok baca setiap kelas dengan beragam buku yang menarik.
3. Penggunaan Teknologi Digital , Teknologi digital digunakan untuk memperkaya pengalaman literasi siswa. Melalui perpustakaan digital sekolah, yaitu e-purnama SD Inpres Paccerakkang, siswa dapat mengakses berbagai sumber bacaan dan materi literasi yang menarik serta interaktif.

Sejak diterapkannya program “Bina Literasi Siswa,” UPT SPF SD Inpres Paccerakkang telah melihat peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi siswa. La Ode Supriono, S.Pd., M.Pd. menambahkan bahwa “Hasil Rapor Pendidikan menunjukkan peningkatan signifikan dalam komponen kemampuan literasi. Siswa tidak hanya lebih baik dalam memahami bacaan dan menulis, tetapi juga semakin tertarik untuk terlibat dalam kegiatan literasi, terbukti dari meningkatnya jumlah buku yang dipinjam dari perpustakaan sekolah dan perpustakaan digital.”

Selain itu, program ini juga telah membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis. Siswa menjadi lebih terbuka terhadap berbagai perspektif dan lebih mampu menyampaikan pendapat mereka dengan jelas dan logis.

Namun, La Ode Supriono, S.Pd., M.Pd. juga mengakui adanya tantangan dalam implementasi program ini, seperti kesenjangan akses terhadap teknologi digital bagi beberapa siswa. “Kami berencana untuk meningkatkan fasilitas teknologi dan memberikan pelatihan tambahan bagi siswa yang membutuhkan,” ujarnya. “Dukungan dari orang tua juga sangat penting, dan kami terus berupaya untuk menjalin komunikasi yang lebih baik dengan mereka serta melibatkan mereka dalam berbagai kegiatan literasi.”

Inovasi “Bina Literasi Siswa” yang diterapkan oleh UPT SPF SD Inpres Paccerakkang merupakan langkah positif dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Dengan pendekatan yang komprehensif dan integratif, program ini tidak hanya mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan akademis tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui komitmen kuat dari pihak sekolah, guru, siswa, dan orang tua, program ini diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan literasi di kalangan generasi muda,”tutupnya.

 

Facebook Comments Box
ADVERTISEMENT