Beranda Kampus Pengajian Safar Perdana UMGO Perkuat Spirit Keislaman dan Budaya Akademik

Pengajian Safar Perdana UMGO Perkuat Spirit Keislaman dan Budaya Akademik

0

Matakita.co, Gorontalo – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menggelar Pengajian Safar perdana bertajuk “Berjihad Membangun Citra” yang diikuti seluruh civitas akademika di Masjid AT-Tanwir UMGO, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini menjadi wadah penguatan nilai-nilai keislaman sekaligus membangun semangat bersama dalam mewujudkan kampus yang unggul dan berkemajuan.

Rektor UMGO, Prof. Dr. Abd. Kadim Masaong, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Pengajian Safar digagas sebagai upaya menghidupkan fungsi Masjid AT-Tanwir sebagai pusat pembinaan spiritual dan intelektual bagi seluruh warga kampus.

“Pengajian Safar pertama ini kami gagas untuk mengajak seluruh civitas akademika memanfaatkan masjid sebagai sarana membangun kampus. Dari masjid lahir gagasan, semangat, dan nilai-nilai yang akan membawa kemajuan UMGO,” ujarnya.

Prof. Kadim menjelaskan bahwa kata Safar memiliki makna yang sarat filosofi. Secara harfiah, safar dimaknai sebagai kosong dan sunyi. Menurutnya, pada masa Arab dahulu bulan Safar identik dengan kondisi kampung yang sepi karena masyarakat meninggalkan rumah untuk berdagang mencari rezeki maupun berjihad.

Ia menegaskan, makna jihad pada masa kini tidak lagi dipahami sebatas peperangan, melainkan sebagai semangat pengabdian dan kerja nyata bagi masyarakat.

“Berjihad di zaman sekarang adalah berkhidmat untuk masyarakat. Di UMGO, jihad diwujudkan melalui pendidikan, pelayanan, penelitian, dan pengabdian yang memberi manfaat bagi umat,” jelasnya.
Mengangkat tema “Berjihad Membangun Citra”, Rektor menekankan bahwa membangun citra kampus merupakan tanggung jawab seluruh civitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan hingga mahasiswa.

Menurutnya, citra kampus dibangun melalui dua aspek utama, yaitu citra fisik berupa pembangunan dan penataan lingkungan kampus, serta citra karakter yang tercermin dari kualitas sumber daya manusia, integritas, etika, dan mutu akademik.

“Dari masjid ke masjid, apa pun masalahmu, masjid solusinya. Masjid harus menjadi pusat peradaban yang melahirkan karakter unggul dan menjadi kekuatan membangun masa depan kampus,” tambahnya.

Dalam pengajian tersebut, Direktur Pascasarjana UMGO, Dr. Arfan Tilome, turut menyampaikan materi mengenai jihad membangun citra. Ia menekankan bahwa semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang menjadi identitas UMGO, yakni Cerdas, Integritas dan Inovatif, Transparan, Religius, Amanah, serta Akuntabel. Nilai-nilai itu diharapkan menjadi budaya kerja sekaligus karakter yang melekat pada seluruh civitas akademika.

Sementara itu, Dr. Ilyas Daud, S.Fil.I., M.Si., selaku Direktur PUTM sekaligus pengajar Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), membahas tantangan pembelajaran AIK di lingkungan perguruan tinggi. Ia menekankan pentingnya metode pembelajaran yang adaptif agar nilai-nilai AIK tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan mahasiswa.

Melalui Pengajian Safar yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan, UMGO berharap Masjid AT-Tanwir tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pengembangan ilmu, pembentukan karakter, dan penguatan nilai-nilai Islam Berkemajuan dalam mendukung terwujudnya UMGO sebagai Kampus Unggul dan Berkemajuan.

Facebook Comments Box