Beranda Kampus Mahasiswa KKNT 116 Unhas Bikin Rocket Stove Minim Asap untuk Pengelolaan Sampah...

Mahasiswa KKNT 116 Unhas Bikin Rocket Stove Minim Asap untuk Pengelolaan Sampah di Desa Parumpanai

0

Matakita.co, Luwu Timur- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) membuat Rocket Stove berbahan hebel sebagai alternatif pembakaran sampah rumah tangga dengan asap yang lebih minim di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur. (13/08/2026) 

Inovasi tersebut merupakan program kerja individu yang dilaksanakan Farrel Gavra Payung, mahasiswa Departemen Teknik Sistem Perkapalan Unhas angkatan 2025. Program itu dirancang sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan solusi sederhana yang dapat membantu masyarakat menangani persoalan sampah rumah tangga.

Pembuatan Rocket Stove dilatarbelakangi kebutuhan masyarakat terhadap metode pembakaran sampah yang lebih terkontrol. Alat tersebut memanfaatkan hebel yang relatif mudah diperoleh dan disusun untuk mendukung proses pembakaran yang lebih efektif.

Proses pembuatan berlangsung selama dua hari, 5-6 Agustus 2026, di samping Kantor Desa Parumpanai. Setelah selesai dibuat, alat diuji coba pada 7 Agustus 2026 untuk memastikan fungsi dan kinerjanya sebelum diperkenalkan kepada masyarakat.

Tahap berikutnya dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat Desa Parumpanai pada 13 Agustus 2026. Sasaran utama kegiatan tersebut ialah masyarakat desa, khususnya ibu rumah tangga yang memiliki peran penting dalam pengelolaan sampah rumah tangga sehari-hari.

Dalam kegiatan itu, Farrel menjelaskan prinsip kerja, cara penggunaan, serta manfaat Rocket Stove sebagai salah satu alternatif pengolahan sampah. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara tepat untuk menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan.

Program tersebut mendapat respons positif dari Pemerintah Desa Parumpanai. Sekretaris Desa Parumpanai, Darwis, mengapresiasi inovasi yang dikembangkan mahasiswa KKNT 116 Unhas tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi program yang dibuat oleh Farrel sebagai mahasiswa KKNT 116. Inovasi Rocket Stove ini sederhana, tetapi memiliki manfaat yang baik bagi masyarakat dalam membantu pengelolaan sampah rumah tangga,” kata Darwis.

Ia berharap alat tersebut dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Parumpanai sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Farrel berharap Rocket Stove yang dibuatnya tidak berhenti sebagai program kerja mahasiswa, tetapi dapat terus dimanfaatkan masyarakat setelah masa pengabdian KKNT berakhir.

“Melalui program ini, saya berharap Rocket Stove dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik,” ujar Farrel.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi KKNT 116 Unhas dalam mendorong pemanfaatan inovasi sederhana yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di tingkat desa. (**)

Facebook Comments Box