Beranda Hukum Ternyata Brigjen Aris Budiman yang Berseteru dengan Novel Adalah Putra Sidrap

Ternyata Brigjen Aris Budiman yang Berseteru dengan Novel Adalah Putra Sidrap

1

MataKita.co, Sidrap- Direktur Penyidik KPK, Brigjen Pol Aris Budiman yang tenar akhir ini akibat perseteruannya dengan penyidik senior KPK Novel Baswedan ternyata merupakan salah satu putra terbaik asal Sidrap.

Aris merupakan kelahiran Pangkajene Sidrap 25, Januari 1965, ia menghabiskan masa kecilnya hingga remaja di Kota Pangkajene, informasi tersebut berdasarkan pengakuan sahabat, taman dan guru Aris saat sekolah di daerah penghasil beras tersebut.

Menurut kepala sekolah SMPN 2 Pangsid mengaku mengenal Aris, karena merupakan teman sekolah Aris di sekolah yang ia pimpin saat ini.

“Yang saya tahu saat itu, Pak Aris itu adalah sosok anak yang sangat pintar. Pergaulannya juga cukup luas, meski ia sedikit pendiam,” tuturnya

Selain Muh Sabri dan Ali Ahmad. Satu lagi teman sekolah Aris di Sidrap bernama Andi Sugiarno Bahri, mengaku sangat mengenal kepribadian Aris.

Di mata Andi Sugi, panggilan beken anggota DPRD Sidrap itu, sosok Aris selalu menjadi panutan bagi teman-temannya semasa ia bersekolah.

“Jangan salah, dia itu (Aris) bahkan teman SD saya di SDN 5 Pangkajene. Sayalah temannya yang selalu sama-sama dulu, setiap hari saya sebangku di kelas mulai SD hingga SMP,” tutur Sugiarno.

Perseteruan Aris Budiman dan Novel Baswedan membuat teman semasa kecilnya kaget dan beranggapan Aris merupakan sosok baik, jujur serta pintar meski cenderung pendiam.

Aris melaporkan Novel ke polisi karena merasa dirinya sangat dilecehkan oleh penyidik KPK Novel Baswedan. Diapun melaporkan Novel Baswedan ke polisi atas tuduhan telah melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik.

Hal tersebut diungkap Aris Budiman didepan Pansus Hak Angket DPR RI, Novel dituding telah mengirim surat elektronik kepada penyidik lain, Aris menganggap hal tersebut adalah pelecehan terhadap dirinya sebagai Direktur Penyidik KPK.

Facebook Comments Box
ADVERTISEMENT

Comments are closed.