Beranda Kampus Bahas Halal Logistik & Prospetive Business, FH Unhas Hadirkan Ketua Asosiasi Logistik...

Bahas Halal Logistik & Prospetive Business, FH Unhas Hadirkan Ketua Asosiasi Logistik & Forwarding Indonesia

0

Matakita.co, Makassar- Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH Unhas) menggelar kuliah umum dengan tema, “Implementasi Halal Logistik & Prospektive Business di Indonesia 2024”. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-72 Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan luring di Ruang Moot Court Lt. 2 Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, kuliah umum ini menghadirkan narasumbe Akbar Djohan, S.H., M.M., yang merupakan Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarding Indonesia (ALFI) dan Ketua Badan Logistik dan Rantai Pasok KADIN Indonesia, sekaligus Direktur Komersial PT Krakatau Steel Indonesia TBK.

Acara ini dibuka oleh Dr. Ratnawati, SH., MH., Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, dan Inovasi FH Unhas, dengan dukungan penuh dari Prof. Dr. Hamzah Halim, S.H., M.H., M.A.P., Dekan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Dalam sambutannya, Dr. Ratnawati, SH., MH. mengungkapkan pentingnya tema ” Implementasi Halal Logistik & Prospektive Business di Indonesia 2024″

‘’ tema ini penting kita bahas dikarenakan Indonesia mayoritas penduduknya memeluk agama Islam dan merupakan negara dengan penganut agama Islam terbanyak di dunia.’’ Jelasnya.

Moderator acara, Andi Suci Wahyuni, S.H., M.Kn., Dosen dari Program Studi Hukum Perdata, mengapresiasi kehadiran Akbar Djohan, S.H., M.M. sebagai pemateri kuliah umum ini.

Dalam paparannya, Akbar Djohan, S.H., M.M. menjelaskan serta memberikan gambaran umum terkait logistik dan peran pentingnya yang vital berkaitan dengan perkembangan perekonomian suatu negara.

‘’terkait produk maupun jasa yang berlabel halal memiliki standar yang tidak hanya memperhatikan bahan baku dari suatu produk yang perlu memperhatikan standar serta kaidah syariah, tetapi jika berbicara dalam perspektif yang lebih luas meliputi proses produksi, penyimpanan, hingga distribusi perlu dijaga agar produk tersebut terjamin dan terhindar dari hal-hal yang dapat memepengaruhi kehalalanya. Tidak hanya sebatas distribusi tapi penyajian hingga pembuangannya pun perlu mematuhi kaidah terkait kehalalan.’’ Jelasnya.

Pemateri juga memberikan gambaran perbandingan persentase penggunaan produk maupun jasa dengan label halal dibeberapa negara yang memiliki penduduk dengan mayoritas non muslim terutaman negara-negara di Eropa yang mengalami peningkatan, hal tersebut dikarenakan adanya padangan terkait produk halal syariah yang menjamin kesterilan mulai dari proses pemilihan bahan baku hingga pemasarannya terjamin dan aman untuk digunakan.

Pemateri juga menjelaskan tantangan yang dihadapi produk dan jasa halal logistic yang perlu menjawab tantangan zaman diera digitalisasi dunia. Kebutuhan akan jasa dan produk halal yang kemudian akan merambah berbagai sektor mulai dari perbankan, pariwisata, kebugaran, investasi, e-commerce dan masih banyak lagi.

Peserta kuliah umum aktif berinteraksi, mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi halal logistic serta berbagai persoalannya pada kehidupan sehari-hari, termasuk bagaimana mengenali produk digital atau e-commerce yang telah menerapkan atau berlabel halal serta bagaimana memastikan kualitas serta mutu suatu produk terjaga kehalalanya, dan juga peran lembaga yang dibentuk untuk mengawasi dan memastikan kualitas serta mutu suatu produk dan jasa dengan sertifikasi halal.

Kuliah umum ini diharapkan dapat memperluas wawasan dan meningkatkan pemahaman peserta terkait implementasi halal logistik dan prospeknya kedepan yang menjadi suatu kebutuhan yang tidak terpisahkan dari kehidupan modern.

Facebook Comments Box
ADVERTISEMENT