MataKita.co, Pangkep, — Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Serikat Karyawan Semen Tonasa (SKST) diwarnai kegiatan donor darah dan seminar kesehatan yang digelar di Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa. Selasa, (28/4/2026).
Pada kegiatan donor darah tersebut, panitia berhasil melampaui target dengan mengumpulkan 272 kantong darah dari target awal sebanyak 270 kantong, menyesuaikan usia HUT SKST tahun ini. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Semen Tonasa Medical Center (STMC), Palang Merah Indonesia Kota Makassar, UTD RS Batara Siang Pangkep, serta Primaya Hospital Makassar.
Kegiatan dibuka oleh Direktur Keuangan dan SDM PT Semen Tonasa, Sulaiha Muhyiddin, didampingi Ketua SKST Musafir dan SM of STMC dr. Ahmad Gazali Basir.
Dalam sambutannya, Sulaiha Muhyiddin menyampaikan bahwa donor darah merupakan aksi kemanusiaan yang memiliki nilai sosial dan kemanusiaan yang tinggi.
“Ini merupakan kegiatan yang penuh nilai kebaikan, menjadi ladang amal bagi kita semua yang berpartisipasi mendonorkan darahnya. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan kepedulian perusahaan dan karyawan terhadap sesama, sekaligus mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, seminar kesehatan yang digelar bersamaan dengan donor darah menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran karyawan terhadap pentingnya menjaga kesehatan di lingkungan kerja.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para karyawan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dalam mencegah risiko nyeri tulang belakang akibat aktivitas kerja. Lingkungan kerja yang sehat tentu akan berdampak pada peningkatan produktivitas,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua SKST Musafir menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian organisasi terhadap kesehatan karyawan di lingkungan kerja PT Semen Tonasa.
Menurutnya, aktivitas kerja di lingkungan industri memiliki tantangan tersendiri sehingga diperlukan pemahaman yang baik terkait pencegahan gangguan kesehatan, khususnya nyeri tulang belakang akibat kerja.
“Harapannya, seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam aktivitas sehari-hari sehingga tercipta lingkungan kerja yang sehat dan aman,” ungkapnya.
Pada sesi seminar kesehatan, hadir sebagai narasumber Dr. dr. Jainal Arifin, spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Konsultan Spine. Dalam talk show yang digelar secara hybrid, ia memberikan edukasi terkait pencegahan nyeri tulang belakang akibat aktivitas kerja.
Ia menekankan pentingnya menjaga postur tubuh saat bekerja, melakukan peregangan secara rutin, serta menerapkan pola hidup sehat guna meminimalisir risiko gangguan pada tulang belakang.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan karyawan, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan PT Semen Tonasa.








































