Beranda Kampus Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Kelompok Tani Biraeng Olah Sampah Organik Jadi Pupuk

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Kelompok Tani Biraeng Olah Sampah Organik Jadi Pupuk

0

MataKita.co, Makassar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) memberikan edukasi kepada kelompok tani di Desa Biraeng, Kabupaten Pangkep, mengenai pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk organik cair (POC) dan kompos menggunakan komposter ember tumpuk.

Program tersebut menjadi salah satu upaya mengenalkan metode sederhana pengelolaan sampah organik yang dapat diterapkan petani sekaligus dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menjelaskan pentingnya pengelolaan sampah organik serta manfaat POC dan kompos bagi kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman.

Berbagai limbah organik yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, seperti sisa sayuran, buah-buahan, daun kering, dan jerami, dapat diolah menggunakan komposter ember tumpuk. Metode ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan pupuk yang dapat dimanfaatkan kembali oleh petani.

Tidak hanya memberikan materi, mahasiswa KKN Unhas juga mendemonstrasikan secara langsung proses pembuatan POC dan kompos. Demonstrasi dimulai dari perakitan komposter ember tumpuk, pemilahan bahan organik, penambahan aktivator, hingga proses fermentasi dan perawatan komposter.

Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai tahapan hingga POC dan kompos siap digunakan untuk tanaman. Kelompok tani yang mengikuti kegiatan turut berdiskusi dan mengajukan sejumlah pertanyaan mengenai penerapan metode tersebut dalam kegiatan pertanian sehari-hari.

Melalui program ini, mahasiswa berharap kelompok tani Desa Biraeng dapat memanfaatkan sampah organik secara lebih produktif. Selain membantu mengurangi timbulan sampah dan pencemaran lingkungan, pengolahan limbah menjadi pupuk juga berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap pupuk dari luar.

Penggunaan komposter ember tumpuk dipilih karena relatif sederhana dan dapat diterapkan dengan memanfaatkan bahan organik yang tersedia di sekitar masyarakat.

Program tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa Unhas melalui penerapan pengetahuan yang dapat digunakan secara langsung oleh masyarakat. Ke depan, pemanfaatan sampah organik menjadi POC dan kompos diharapkan dapat terus dikembangkan untuk mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box