Beranda Kampus KKN-T Unhas Digitalisasi Pendataan Aset Kelurahan Turikale Berbasis QR Code

KKN-T Unhas Digitalisasi Pendataan Aset Kelurahan Turikale Berbasis QR Code

0
Oplus_16908288

MataKita.co, Maros — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 menghadirkan sistem digitalisasi pendataan dan transparansi inventaris aset di Kantor Kelurahan Turikale, Kabupaten Maros. Sistem tersebut memanfaatkan basis data Microsoft Excel yang terintegrasi dengan QR Code untuk memudahkan pengelolaan sekaligus akses informasi aset.

Program kerja individu bertajuk “Digitalisasi Pendataan dan Transparansi Inventaris Aset Kantor Kelurahan Turikale Berbasis Excel dan QR Code” tersebut digagas oleh mahasiswa KKN-T Unhas, Nir Fatikasari Ahmad. Hasil program dipaparkan sekaligus diresmikan dalam seminar hasil yang dihadiri aparatur dan staf Kelurahan Turikale serta sejumlah warga.

Program ini berangkat dari kebutuhan akan sistem pendataan aset yang lebih terstruktur. Inventaris yang dimiliki kelurahan berasal dari sejumlah sumber, antara lain aset resmi kelurahan, bantuan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), bantuan pemerintah kecamatan, serta hasil swadaya kelurahan.

Melalui sistem tersebut, data aset dikelompokkan dan dicatat secara lebih sistematis sehingga dapat diperbarui sesuai perkembangan kondisi barang. Pendataan mencakup nama dan jumlah barang, kondisi, lokasi, sumber aset, hingga dokumentasi.

Digitalisasi ini juga dirancang untuk membantu staf kelurahan memantau inventaris sekaligus mendukung transparansi informasi kepada masyarakat. Informasi mengenai aset dapat diakses secara lebih praktis melalui poster “Transparansi Berbasis QR Code” yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut.

Dalam seminar hasil, Nir turut mendemonstrasikan penggunaan QR Code melalui perangkat seluler. Peserta diperlihatkan cara memindai kode untuk mengakses informasi inventaris aset secara digital.

Selain sistem berbasis QR Code, program tersebut menghasilkan Master Excel Asset Database sebagai media utama pencatatan dan pengelolaan data. Sebuah modul panduan juga disusun untuk membantu staf kelurahan melakukan pendataan, melengkapi informasi, memperbarui kondisi barang, serta memelihara basis data secara berkelanjutan.

Para peserta menunjukkan ketertarikan terhadap penerapan sistem tersebut, terutama karena pendataan digital dinilai dapat mempermudah pengelolaan inventaris yang sebelumnya tersebar berdasarkan sumber dan jenis aset.

Kegiatan ditutup dengan peresmian sekaligus penyerahan hasil program kepada pihak Kantor Kelurahan Turikale. Hasil yang diserahkan berupa buku modul panduan, Master Excel Asset Database, serta poster transparansi berbasis QR Code.

Penyerahan tersebut diharapkan memastikan sistem tidak berhenti setelah masa KKN berakhir. Aparatur kelurahan dapat melanjutkan pembaruan basis data sehingga informasi inventaris tetap tertata, mudah dipantau, dan dapat mendukung keterbukaan informasi publik di tingkat kelurahan.

Facebook Comments Box