Home Politik Kumpulkan Pemuda CAMARA, Wawan Mattaliu Bahas Pembangunan Kepemudaan

Kumpulkan Pemuda CAMARA, Wawan Mattaliu Bahas Pembangunan Kepemudaan

0
Anggota DPRD Sulsel, Wawan Mattaliu saat membawakan materi pada sosialisasi kepemudaan di di Aula Rumah Makan Family, Jl. Poros Maros Bone, Desa Limampoccoe kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros (12/7/2019).

MataKita.co, Maros – Anggota DPRD Sulsel, Wawan Mattaliu menggelar sosialisasi perda no.3 tahun 2018 terkait pembangunan pemuda. Adapun Kegiatan ini diadakan di Aula Rumah Makan Family, Jl. Poros Maros Bone, Desa Limampoccoe kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros (12/7/2019).

Adapun yang turut hadir menjadi narasumber pada kesempatan ini yakni Kasim, tokoh pemuda kecamatan Cenrana. kegiatan ini dihadiri ratusan pemuda dari kecamatan Camba, Mallawa dan Cenrana (CAMARA). Adapun unsur pemuda ini berasal dari organisasi Karang Taruna, KNPI, dan potensi pemuda.

Dalam pemaparannya, Kasim menjelaskan bahwa ada kemajuan kepemudaan di 5 tahun terakhir. Pemuda sudah saling kenal di tiap desa dan berinteraksi melalui kegiatan. tidak seperti dulu, kadang lebih banyak konflik.

” Alhamdullillah karang taruna sudah aktif di semua desa, begitu pun KNPI cuma akhir – ikhir ini ada kendala. Cuma masih didominasi oleh kegiatan keolahragaan, jadi kita berharap dengan adanya Perda ini maka pengembangan kegiatan lebih variatif” Jelas ketua KNPI Cenrana ini.

Sementara itu, Wawan Mattaliu dalam pemaparannya menjelaskan bahwa kecamatan Cenrana dan Camba ini dikenal sebagai tempat lahirnya orang – orang cerdas. tempat ini mencatat sejarah panjang tokoh – tokoh Maros.

“Sejak masa lalu kesadaran akademik disini yang tinggi. Bahkan saya pernah kampanye di sala satu pelosok desa di Camba. ternyata disana juga saya menemukan anak dari warga yang saya kunjungi ternyata dosen di Jakarta” Jelas Wakil ketua Banggar DPRD Sulsel ini.

Wawan menjelaskan, dengan adanya perda pembangunan pemuda ini. kita mengharapkan kreatifitas pemuda dalam mengembangkan potensi daerah yang ada disini. seperti kemiri disini bisa saja menjadi sejarah, kalau tidak ada anak muda yang fikirkan untuk menjaga icon komuditas perdagangan khas Camba, Mallawa dan Cenrana ini.

Facebook Comments