Home Berdikari Siap Menyambut Visitasi Perubahan Bentuk, STKIP Muhammadiyah Enrekang Berbenah

Siap Menyambut Visitasi Perubahan Bentuk, STKIP Muhammadiyah Enrekang Berbenah

0

MataKita.co, Enrekang – STKIP Muhammadiyah Enrekang tidak lama lagi akan berubah bentuk menjadi universitas. Komitmen perubahan bentuk tersebut sudah dimulai sejak Januari 2019 lalu.

Tahapan demi tahapan pun sudah dilewati STKIP Muhammadiyah Enrekang untuk naik kelas menjadi universitas.

Setelah memenuhi segala persyaratan administrasi pengusulan program studi baru sebagai persyaratan mutlak berubah bentuk yang dilakukan secara daring (online) melalui laman http://silemkerma.ristekdikti.go.id/ kini STKIP Muhammadiyah Enrekang tinggal menunggu jadwal visitasi lapangan dari Kemenristekdikti.

Menyambut itu, STKIP Muhammadiyah Enrekang sejak beberapa bulan terakhir terus melakukan pembenahan untuk menyongsong kunjungan asesor.

Menurut Baharuddin, S.Pd.,M.Pd. selaku Ketua Tim Percepatan STKIP Muhammadiyah Enrekang Menuju Universitas, persiapannya menyambut asesor untuk melakukan visitasi lapangan terhadap usulan perubahan bentuk sudah cukup matang.

“Terkait usaha perubahan bentuk STKIP Muhammadiyah Enrekang menjadi universitas, saat ini kami tinggal menunggu jadwal visitasi lapangan dari Kemenristekdikti,” ucap Baharuddin.

Sudah beberapa bulan terakhir ini, kami terus melakukan pembenahan terutama yang terkait dengan sarana dan prasarana, misalnya pengadaan laboratorium, ruangan dosen, ruangan perkuliahan serta sarana penunjang lainnya,” tambahnya.

Menurut Baharuddin, untuk berubah bentuk menjadi universitas, STKIP Muhammadiyah Enrekang mengusulkan empat program studi baru jenjang sarjana (S1) yaitu; Teknik Sipil, Agroteknologi, Perpustakaan dan Sains Informasi serta Bio Kewirausahaan.

“Alhamdulillah kami mengajukan empat program studi baru untuk perubahan bentuk menjadi universitas. Dan keempat program studi tersebut semuanya telah memenuhi syarat berdasarkan hasil evaluasi dari Kemenristekdikti, baik untuk aspek dosen maupun aspek nondosen,” jelas Baharuddin.

Ditempat yang berbeda, Ketua STKIP Muhammadiyah Enrekang, Drs. Yunus Busa, M.Si. memaparkan, pihaknya telah melakukan banyak hal dalam rangka menyambut visitasi perubahan bentuk STKIP Muhammadiyah Enrekang menjadi Universitas.

“Kami sudah siap divitasi, kami sudah melakukan pelbagai persiapan dalam rangka menyambut tim asesor perubahan bentuk dari Kemenristekdikti,” katanya.

Bahkan, sambung Yunus, pihaknya juga sudah mempersiapkan segala hal sampai yang sifatnya teknis, seperti pembenahan sarana perkuliahan, pengadaan laboratorium termasuk juga melakukan studi banding di UMS Rappang beberapa waktu yang lalu.

“Tidak lupa, kami juga terus menjalin komunikasi dan kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang dan Alhamdulillah Bupati Enrekang, Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd. sangat merespon dan mendukung usaha kami berubah bentuk menjadi universitas,” lanjut Yunus.

Kami juga menjalin kerjasama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia untuk mempermudah dan memastikan keterpenuhan buku sebanyak 800 judul untuk program studi baru yang sementara kami usulkan.

Tidak sampai disitu, pada tanggal 25 September 2019 lalu, kami juga telah melaksanakan simulasi visitasi dengan menghadirkan pihak Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX, Munawir Sadzali Razak, S.IP.,MA. Semua itu adalah bukti keseriusan kami menjadi perguruan tinggi yang besar,” tegas Yunus.

Bahkan, beber Yunus, berselang beberapa hari pasca simulasi visitasi, Kepala LLDikti Wilayah IX, Prof. Dr. Jasruddin, M.Si. menyempatkan untuk berkunjung langsung ke STKIP Muhammadiyah Enrekang untuk memantau persiapan civitas akademika STKIP Muhammadiyah Enrekang menyambut tim visitasi perubahan bentuk dari Kemenristekdikti.

“SK perubahan bentuk STKIP Muhammadiyah Enrekang sudah hampir terbit, hanya saja sedikit terkendala dengan administrasi bantuan PP-PTS yang belum rampung,” jelas Jasruddin.

Saya lebih menenkankan kepada pihak STKIP Muhammadiyah Enrekang agar mempersiapkan dirinya secara matang pasca menjadi universitas. Sumber daya manusia, sarana dan prasarana serta aspek penunjang lainnya harus betul-betul disiapkan dengan serius,” tandasnya.

(Bang El)

Facebook Comments