Home Berdikari Babinsa Ramil Tapa Mediasi Pasangan Suami Istri yang Bertengkar

Babinsa Ramil Tapa Mediasi Pasangan Suami Istri yang Bertengkar

0

MataKita.co – Babinsa Ramil 1304-04/Tapa Kopda Imam Taufik bersama Kepala Desa Ayula Tilango Jufuf Ponelo Menerima laporan dari warga bahwa telah terjadi permasalahan rumah tangga yang mengakibatkan keributan yang terjadi pada Selasa Pagi kemarin (04/12/2019) sekitat Pukul 07.00 WITA.

Melihat Kondisi demikian Kepala Dusun 1 Enda langsung memanggil pasangan suami istri tersebut di Kantor Desa Ayula Tilango untuk dilaksanakan mediasi permasalahan rumah tangga tersebut.

Kegiatan mediasi seperti yang dilakukan oleh Babinsa Kopda Imam Taufik dan Kepala Desa Ayula Tilango Jufuf Ponelo merupakan bentuk pembinaan Babinsa dan Kepala Desa kepada warga Desa Binaanya.

Sesuai dengan Tugas dan tanggung jawabnya Babinsa memiliki salah satu tugas yaitu membina kerukunan warga dalam rangka mencapai kondusifitas wilayah.

Dalam rangka menyikapi permasalahan yang muncul di wilayah binaan pembina teritorial oleh Babinsa pada hakekatnya adalah segala unsur potensi wilayah geografi, demografi dan kondisi sosial agar terciptanya suatu kekuatan kewilayahan sebagai ruang alat dan kondisi juang yang tangguh dalam mengatasi segala ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan terhadap kelangsungan hidup bangsa dan negara serta jalannya pembangunan nasional.

Upaya Cegah dini Konflik dalam Masyakarat melalui kegiatan mediasi juga merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh Babinsa dalam rangka menghindari gangguan kamtibmas yang bisa berpotensi lebih besar lagi.

Babinsa Kepanjangan dari Bintara Pembina Desa memiliki tugas yang luas Yaitu :
Babinsa adalah pelaksana Danramil dalam melaksanakan fungsi pembinaan yang bertugas pokok melatih rakyat memberikan penyuluhan di bidang Hankam dan Pengawasan fasilitas dan prasarana Hankam di Pedesaan.

Babinsa adalah pelaksana Dan Ramil dalam pelaksanaan BINTER yang berhubungan dengan perencanaan, penyusunan, pengembangan, pengerahan serta pengendalian potensi wilayah dengan segenap unsur geografi, demografi serta kondisi sosial untuk dijadikan sebagai ruang, alat dan kondisi juang guna kepentingan Hankam Negara

Menurut Penjelasan Kopda Imam Taufik Babinsa Ramil 1304-4/Tapa Babinsa Juga Harus memiliki kemampuan Intelijen Teritorial yaitu kemampuan untuk dapat menyelenggarakan penginderaan terhadap lingkungan hidup agar setiap perubahan dan perkembangan dalam kehidupan dan perkembangan dalam masyarakat dapat diketahui dan dikenal secara dini. Kemampuan tersebut sangat penting dimiliki oleh Babinsa agar memperoleh informasi yang aktual sebanyak-banyaknya tentang berbagai aspek lingkungan hidup.

Kemampuan Pembinaan Wilayah adalah untuk dapat mengikuti perkembangan dalam kehidupan masyarakat yang mencakup bidang idiologi, politik, ekonomi, sosial budaya, agama dan psikologi untuk menemukan hal-hal yang dapat menimbulkan gejolak sosial yang mengakibatkan gangguan terhadap keamanan serta mampu mengambil tindakan pencegahan dan tindakan pemberantasan dalam rangka memelihara stabilitas daerah.

Kemampuan Pengawasan Wilayah adalah kemampuan untuk mengenai secara mendalam semua ciri-ciri aspek geografi, demografi dan kondisi sosial serta kehidupan dinamika masyarakat.

Kemampuan Pembinaan Rakyat Terlatih adalah kemampuan untuk membina rakyat terlatih sebagai upaya bela negara dalam rangka penyelenggaraan Sishamkamrata.

Kemampuan sebagai Inovator Pembangunan adalah kemampuan menterjemahkan program pembangunan daerah dengan bahasa yang sederhana serta menggugah keinginan dan keikutsertaan masyarakat dalam bidang pembangunan.

Facebook Comments