Beranda Kampus LPM Penalaran UNM Gelar Seminar Hasil PMP-OMK XXIX, Peserta Presentasikan Riset Lapangan

LPM Penalaran UNM Gelar Seminar Hasil PMP-OMK XXIX, Peserta Presentasikan Riset Lapangan

0

Matakita.co, Makassar  – Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Seminar Hasil dan Technical Meeting (TM) PMP-OMK XXIX di Gedung Bahasa Arab 301–302 Fakultas Bahasa dan Sastra UNM, Minggu (28/6/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan akhir Pelatihan Manajemen Penelitian–Orientasi Manajemen Keorganisasian (PMP-OMK) XXIX yang dirancang untuk menguji kualitas hasil penelitian peserta sekaligus memantapkan kesiapan teknis menuju agenda penutupan program.

Selama mengikuti PMP-OMK XXIX, peserta telah melaksanakan penelitian lapangan berdasarkan tema yang dipilih dan menyusunnya dalam bentuk karya tulis ilmiah. Seluruh proses penelitian didampingi mentor dan panitia pengarah guna memastikan penelitian berjalan secara sistematis dan sesuai kaidah ilmiah.

Sebanyak sembilan penelitian dipresentasikan dalam seminar hasil yang terbagi ke dalam dua skim, yakni ekonomi sosial dan pendidikan. Pada skim ekonomi sosial, peserta mengangkat isu-isu aktual seperti perjudian daring, fenomena Fear of Missing Out (FoMO), self-compassion, penggunaan fitur Close Friends Instagram, hingga analisis framing pesan pemerintah dalam merespons pelemahan nilai tukar rupiah.

Sementara itu, pada skim pendidikan, penelitian berfokus pada hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku peserta didik, kecemasan akademik mahasiswa tahun pertama, strategi guru pendamping khusus di sekolah inklusi, serta pengaruh penggunaan Generative Artificial Intelligence (Gen-AI) terhadap keterampilan 4C mahasiswa.

Ketua Umum LPM Penalaran UNM, Muhammad Ammar Latif, mengatakan Seminar Hasil dan Technical Meeting merupakan tahapan penting dalam memastikan seluruh proses PMP-OMK XXIX berjalan secara berkualitas hingga akhir.

“Seminar Hasil adalah ruang untuk menguji hasil-hasil penelitian peserta setelah turun lapangan, sedangkan TM menjadi titik krusial untuk memastikan kesiapan teknis kegiatan berikutnya. Saya berharap kedua agenda ini menunjukkan dedikasi seluruh peserta dan panitia dalam menjaga profesionalisme serta kualitas setiap tahapan organisasi,” ujarnya.

Ketua Panitia Pelaksana PMP-OMK XXIX menilai seminar hasil juga mencerminkan perkembangan kapasitas peserta sebagai peneliti muda.

“Peserta terlihat lebih interaktif saat berdiskusi dengan penanggap ahli. Mereka mampu mempresentasikan hasil penelitian dengan baik sekaligus menerima kritik dan saran secara konstruktif. Resiliensi tersebut menjadi modal penting untuk menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat dan memberikan dampak bagi masyarakat,” katanya.

Melalui Seminar Hasil dan Technical Meeting ini, LPM Penalaran UNM berharap peserta semakin memperkuat budaya riset, meningkatkan kemampuan penelitian, serta menghasilkan karya ilmiah yang inovatif dan relevan dalam menjawab berbagai persoalan di masyarakat

Facebook Comments Box