Home Mimbar Ide Rindu Walau Tak Pernah Bertemu. Selamat Jalan Buya, Guru yang Mencerahkan

Rindu Walau Tak Pernah Bertemu. Selamat Jalan Buya, Guru yang Mencerahkan

0
Prof Yunahar Ilyas (Alm)

Oleh : Sandi Lubis*

Aku tak pernah bertemu lansung denganmu, hanya melihatmu didepan layar sebuah televisi swasta milik salah satu ormas terbesar di Indonesia serta channel youtube mu. (Udtadz Yun)

Engkau guru semua kalangan, siapapun yang mendengar ceramahmu akan terhipnotis dan melupakan latar belakang organisasimu.

Engkau bijak, pikiranmu moderat, keilmuanmu mendalam, pandanganmu mencerahkan, ceramah mu mudah dipaham. Prilakumu sungguh tawadu’ dan menjadi teladan.

Sebagai kader Muhammadiyah, saya tahu engkau selalu berbicara berdasarkan pandangan dan paham agama persyerikatan, tapi melalui lisanmu orang paham islam, tanpa harus membawa sentimen organisasi. Engkau menyampaikannya dengan bijaksana tanpa mengesampingkan perbedaan.

Engkau ulama moderat, tak tergiur oleh jabatan dunia, engkau tulus, engkau betul betul ulama Muhammadiyah yang sesungguhnya, Hampir saya tidak pernah mendengar ada yang memusuhimu.

Lama ku tunggu channelmu di youtube, engkau tak kunjung muncul, bahkan tak bisa aku cari di pencarian, dan aku dengar berita engkau sedang dirawat dirumah sakit, aku bepikir mungkin itu alasannya. . . Aku berharap engkau muncul kembali, betul engkau muncul diberita, dan media sosial ramai membiarakanmu, membicarakan kepergian seorang ulama besar yang selalu dirindu.

Sungguh saya rindu,walau tak pernah sekalipun bertemu langsung denganmu. Tempat terbaik menantimu, Sungguh kami merasa kehilanganmu, doaku menyertai kepergianmu. Kepergian yang menyedihkan manusia yang mengenalmu namun membahagiakan penghuni langit yang menanti kehadiranmu.

*) Penulis adalah Aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sulawesi Selatan

Facebook Comments