MataKita.co, Maros – Pemuda Pancasila Maros bersama masyarakat korban penipuan Pengembang PT Amanah Syariah Reskyta mengadakan aksi demonstrasi di dua titik. Selasa (3/3/2020).
Sebelumnya, puluhan user menggeruduk kantor PT Amanah Syariah Reskyta, pada Juli lalu, Kantor tersebut terletak di Jl Poros Kariango, Mandai.
User PT Amanah Syariah Reskyta merasa tertipu, usai menyetor uang muka atau down payment (DP) Rp 5 juta, namun hingga saat ini, rumah yang dijanjikan tak kunjung rampung.
Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Ahmad Takbir Abadi mengatakan bahwa kami berangkat di dua titik aksi. Takbir yang juga merupakan koordinator aksi mengatakan bahwa aksi berjalan dengan damai di depan Polres Maros.
Takbir Abadi meminta dengan tegas untuk kasus penipuan ini agar di nomor satukan atau didahulukan.
“Kasihan masyarakat sudah hampir 1 tahun menunggu harapan” lanjutnya
Titik aksi ke dua berlangsung di DPRD Kabupaten Maros. Aksi sempat menuai ketenangan. Namun pihak keamanan akhirnya menerima di gedung paripurna DPRD Maros.
Amri Yusuf Anggota DPRD Maros yang menerima demonstran mengatakan bahwa dalam dua hari ke depan pihak DPRD akan memanggil mulai dari perangkat dusun, desa, camat sampai pihak aparat untuk melakukan RDP Rapat Dengar Pendapat).
” kami meminta data user untuk segara kami proses” ujar Anggota Dewan Fraksi PAN ini (*)







































