Home Berita ‘Brenti jo Bagate’, Polres Gorut Musnahkan 2,8 ton Cap Tikus

‘Brenti jo Bagate’, Polres Gorut Musnahkan 2,8 ton Cap Tikus

0
Pemusnahan 2,8 ton minuman keras jenis 'Cap Tikus' dilakukan pihak Polres Gorontalo Utara, turut dihadiri Bupati Indra Yasin, Dandim 1314, Kejaksaan Negeri, BNNK, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemerintah Desa Katialada. (FOTO RISMK)
ADVERTISEMENT

Polres Gorontalo Utara memusnahkan 2,8 ton minuman keras jenis ‘Cap Tikus’ yang dikemas dalam botol air mineral, sebagai salah satu bentuk ajakan kepada warga untuk tidak lagi mengkonsumsi minuman berkadar alkohol tinggi itu dengan semboyan ‘Brenti jo Bagate’.

Hal itu diungkap Kapolres Gorut, AKBP Dicky Irawan Kesuma, di Mapolres, Senin, usai pemusnahan cap tikus yang dilakukan di halaman Mapolres dihadiri Bupati Indra Yasin, Dandim 1314 Gorut, pihak Kejaksaan Negeri, kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten, tokoh agama dan pemerintah Desa Katialada.

ADVERTISEMENT
Pemusnahan 2,8 ton minuman keras jenis ‘Cap Tikus’ dilakukan pihak Polres Gorontalo Utara, turut dihadiri Bupati Indra Yasin, Dandim 1314, Kejaksaan Negeri, BNNK, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemerintah Desa Katialada. (FOTO RISMK)

Ia mengatakan, pemusnahan tersebut merupakan hasil tangkapan di sepanjang tahun 2020, dengan total keseluruhan sebanyak 16,8 ton atau senilai Rp1,14 miliar.

Barang bukti itu juga hasil pengembangan tim operasional satuan narkoba Polres Gorontalo Utara.

Ia berharap, masyarakat tidak lagi mengkonsumsi miras khususnya jenis cap tikus yang banyak beredar, termasuk meminta untuk mengawal indikasi masuknya minuman tersebut di daerah itu.

“Kami sangat serius dalam penanganan peredaran minuman beralkohol di daerah ini, termasuk akan bertindak tegas jika menemukan pengedarnya,” ungkapnya.

Pihaknya pula, akan meningkatkan kerja sama lintas sektoral, termasuk dengan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam upaya mencegah masuknya minuman keras ke daerah ini.*

Facebook Comments
ADVERTISEMENT