Home Lensa Musik Peduli Kemanusiaan di Kopi Pagi Maros

Musik Peduli Kemanusiaan di Kopi Pagi Maros

0
ADVERTISEMENT

MataKita.co, Maros – Beberapa waktu lalu Nusa Tenggara Timur (NTT)  dilanda banjir bandang.  Sekitar 10 Kabupaten kota terkena dampak dari banjir.

29 Organisasi yang terdiri dari OKP,  Komunitas, Sanggar Seni,  dan pemilik warkop turut berpartisipasi dalam rumpun kemanusiaan.

Pemerkarsa Kegiatan Kaimuddin MBCK,  mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk simpati dan dukungan kepada saudara yang terkena dampak gempa di Nusa Tenggara Timur.

Advertisemen

Kegiatan yang mengangkat tema  ‘Dari Maros untuk NTT” di laksanakan di pelataran Warkop Kopi Pagi,  di Kompleks Pantai Tak Berombak (PTB) Kel.  Pettuadae,  Kec.  Turikale.  Rabu (7/4).

Hal senada disampaikan oleh Darwis Gassing sebagai Direktur Eksekutif Yayasan Abu Darda bahwa kegiatan ini mendorong persatuan dan memuncakkan lagi jiwa kemanusiaan untuk menolong sesama.

Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kab.  Maros  Firdaus sangat responsif terkait kegiatan ini,  pasalnya kondisi banjir yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT)  terbilang sangat parah,  sehingga memang butuh banyak uluran tangan.

Tokoh Pemuda Sulawesi Selatan Yudhi AW menilai bahwa antusias  pemuda di kabupaten Maros untuk  memupuk jiwa kemanusiaan perlu di apresiasi.

“Alhamdulillah banyak yang terlibat” Kata Yudhi yang juga salah satu pemrakarsa kegiatan ini.

Ajeng perwakilan UKM Seni Seni Rumpun  Bambu STAI DDI Maros berharap ke depan akan banyak kegiatan yang bersifat kemanusiaan yang mempu menumbuhkan persatuan antar sesama generasi muda.

Facebook Comments
ADVERTISEMENT