Home Berdikari Pasar Malam di PTB Maros Dongrak Pertumbuhan Ekonomi UMKM

Pasar Malam di PTB Maros Dongrak Pertumbuhan Ekonomi UMKM

0
Wahana Kincir Angin di Pantai tak Berombak (PTB) Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.
ADVERTISEMENT

Matakita.co, Maros – Sepekan akhir ini, masyarakat Maros antusias meramaikan kawasan wisata kuliner Pantai Tak Berombak (PTB) Kabupaten Maros, salah satu yang menjadi pemantiknya yakni setelah dinyatakan Maros sudah memasuki sona hijau dari wabah Covid 19, kemudian bermunculanlah ide-ide kreatif masyarakat untuk merangsang kembali tumbuhnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) diantaranya adanya pasar malam wahana bermain anak.

Kehadiran Pasar malam dan wahana bermain anak itu berkembang positif, terlihat masyarakat dari pelosok bergantian berdatangan, namun yang menjadi keunikan karena Panitia wahana bermain ini tetap menegaskan prokes yaitu pakai masker dan cuci tangan, panitia menyiapkan masker dan memperbolehkan pengunjung memasuki area wahana bermain setelah pakai Masker.

Wahana tersebut buka dari jam 5 sore hingga pukul 11 malam, setelah itu kemudian pemilik wahana disibukkan dengan pembersihan wahana bermain tersebut, Selasa (08/06/2011).

Ketua media officer wahana pasar malam sekaligus ketua panitia pasar malam wahana bermain anak, Mislaupa mengatakan, kegiatan malam tersebut diselenggarakan setelah mendapatkan status penyebaran Covid1-9 dari pemerintah.

“Wahana ini kami buka setelah maros dinyatakan zona hijau kemudian wahana ini tidak serta merta kami buka tentunya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya tetap menjaga dan memperketat protokoler kesehatan yang kemudian dipantau oleh pihak Polsek Turikale, Kabupaten Maros,” katanya.

Advertisemen

Secara teknis pemberlakuan prokes yaitu dengan menyediakan masker yg dibagikan secara gratis dan cuci tangan sebelum memasuki arena wahana bermain.

Ketua Panitia wahana bermain ini juga menyampaikan bahwa sengaja wahana ini dibuka dikawasan PTB Maros yakni dalam rangka mendongkrak pendapatan UMKM pedagang kaki lima serta memicu munculnya ide-ide kreatif masyarakat untuk mendokrak pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Maros.

Terkait perizinan, Mislaupa mengatakan “Kami tidak berani membuka wahana ini kalau tidak berizin, hanya saja surat izin ini kami bagikan ke instansi terkait demi menjaga dan mengantisipasi adanya oknum yang menyalahgunakan surat izin tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, Panitia teknis wahana bermain,  Anwar Ismail mengatakan, “Kami memantau kebersihan wahana bermain serta mengecek wahana, menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya

Facebook Comments
ADVERTISEMENT