Beranda Berita Menteri PPN/Bappenas kunjungi Gorontalo Utara

Menteri PPN/Bappenas kunjungi Gorontalo Utara

0
Menteri PPN/Bappenas, Suharso Monoarfa, mengunjungi Gorontalo Utara pada Sabtu (9/10/2021)

Matakkta.co Gorontalo Utara – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa, pada Sabtu (9/10/2021) melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Gorontalo Utara.

Ia mengawali kunjungannya ke daerah itu, di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Umar Sidiki, juga meninjau pembangunan Masjid Agung di kompleks perkantoran blok plan Molingkapoto, dan jalan ‘by pass’ serta melihat langsung pelaksanaan Gebyar Vaksinasi COVID-19.

Menteri, didampingi isterinya, Nurhayati Monoarfa selaku Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Slamet Soedarsono Deputi Bidang Polhukam Kementrian PPP/Bappenas, Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin, dan Forkopimda Gorontalo.

Advertisement

Di RSUD Zainal Umar Sidiki, ia meninjau sejumlah ruangan di rumah sakit tersebut, dan berdialog dengan Kepala Dinas Kesehatan Rizal Yusuf Kune dan Direktur RSUD, dr Sri Fenty Sagaf.

Selanjutnya, Menteri bersama rombongan meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Gerai Vaksinasi yang ditempatkan di halaman Kantor Bupati.

“Saya senang sekali berkunjung ke Gorontalo, khususnya di Gorontalo Utara. Kunjungan saya saat ini, adalah untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi. Karena semua anggota kabinet diperintahkan oleh bapak Presiden untuk memberikan semangat di daerah utamanya kepada masyarakat untuk berlomba-lomba mempercepat vaksinasi,” sebutnya.

Ia mengatakan, akan terus melihat proses vaksinasi yang rata-rata persentase capaiannya di Indonesia mencapai 40 persen.

Meski untuk vaksinasi tahap dua, rata-rata masih mencapai 20 persen, dan sedikit sekali yang sudah berada diatas 20 persen.

“Vaksinasi ini sangat penting sekali supaya kita bisa memastikan penularannya tidak terbang sedemikian rupa, sehingga seluruh aktivitas masyarakat bisa kembali seperti semula,” ungkapnya.

Ia menegaskan, vaksinasi bukan sesuatu yang aneh sebab hampir semua rakyat Indonesia semasa bayi sampai dengan usia dibawah 5 tahun bahkan pada usia sampai 12 tahun pasti pernah divaksinasi yang dikenal dengan imunisasi.

Kita disini, Indonesia hari ini imunisasinya masih rendah baru mencapai 57 persen dan saat pandemi kata ibu Nurhayati, persentasentya turun menjadi 37 persen.

Yang sangat dikhawatirkan kalau imunisasi di tingkat anak-anak itu rendah, akan berpotensi tingginya angka stunting mencapai dua kali lipat atau 1,78 kali.

Karena itu selain vaksinasi hari ini, ia menganjurkan masyarakat yang memiliki anak, serta punya cucu, agar semua dipastikan memperoleh imunisasi dasar.***

Menteri PPN/Bappenas, Suharso Monoarfa, mengunjungi Gorontalo Utara pada Sabtu (9/10/2021)
Facebook Comments
ADVERTISEMENT